MFIN Buyback Saham Rp25 Miliar Usai Merger dengan Adira Finance Ini Dampaknya

JurnalLugas.Com – PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) resmi mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback senilai Rp25 miliar, menyusul rampungnya proses penggabungan usaha dengan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF). Aksi korporasi ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kepercayaan investor serta memperkuat struktur permodalan pascamerger.

Buyback ini setara dengan 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh oleh MFIN. Perseroan akan melaksanakan aksi tersebut dalam rentang waktu 3 hingga 15 Juli 2025, dengan harga acuan Rp3.426 per saham. Harga tersebut dihitung berdasarkan rata-rata penutupan selama 90 hari sebelum Dewan Komisaris memberikan persetujuan merger pada 28 April 2025.

Bacaan Lainnya

Dalam prospektus resmi yang dirilis pada Kamis (3/7/2025), manajemen MFIN menegaskan bahwa aksi ini tidak akan membebani kondisi keuangan perusahaan secara signifikan. “Pelaksanaan buyback tersebut tidak mengakibatkan kekayaan bersih perseroan menjadi lebih kecil dari seluruh modal yang ditempatkan ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan,” tulis manajemen MFIN.

Baca Juga  PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) Merger dengan MyRepublic, Penguatan Jaringan Nasional

Jika terjadi kelebihan jumlah saham yang ditawarkan untuk dibeli, maka sisa saham yang tidak terbeli akan dialihkan kepada pihak ketiga. Perseroan menyatakan bahwa kebijakan ini tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian serta tidak mengganggu kelangsungan operasional perusahaan.

Merger dengan ADMF: Sinergi Aset Capai Rp38,4 Triliun

Sebelumnya, pada 30 Juni 2025, para pemegang saham telah menyetujui penggabungan usaha antara MFIN dan ADMF. Dalam struktur merger ini, ADMF akan menjadi perusahaan penerima penggabungan, sementara MFIN akan melebur ke dalamnya.

Aset gabungan dari kedua entitas setelah merger diperkirakan mencapai Rp38,4 triliun, menandai babak baru dalam industri pembiayaan nasional. Rasio konversi saham yang disepakati berdasarkan kajian dari dua kantor jasa penilai publik, yakni KJPP Kusnanto & Rekan dan KJPP Suwendho Rinaldy & Rekan, menetapkan nilai tukar 1 saham MFIN setara dengan 0,052401 saham ADMF.

Baca Juga  Nilai Transaksi Rp13,8 Triliun OJK Investor Singapura Jepang Korsel Hong Kong Akuisisi Perusahaan Finance di Indonesia

Dengan skema tersebut, seluruh saham MFIN (kecuali yang sudah dimiliki ADMF) akan dikonversi menjadi sebanyak 235.803.109 saham ADMF. Proses ini juga menandakan bahwa kepemilikan saham akan terdilusi secara proporsional, tetapi tetap menjamin keadilan bagi seluruh pemegang saham.

Langkah strategis ini diprediksi mampu memperkuat posisi ADMF dalam industri multifinance, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong efisiensi operasional jangka panjang.

Untuk perkembangan terbaru seputar merger perusahaan, aksi korporasi, dan dunia investasi, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait