JurnalLugas.Com — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menuntaskan proses pengalihan portofolio pembiayaan milik PT Arthaasia Finance, sebuah langkah strategis yang memperkuat posisi perusahaan dalam bisnis pembiayaan produktif.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Perjanjian Pengalihan Portofolio Bersyarat (Conditional Portfolio Transfer Agreement) yang telah disepakati kedua belah pihak pada 16 Juli 2025 lalu.
Chief of Business Alliance Strategy Adira Finance, Takanori Mizuno, mengatakan bahwa pengalihan ini menjadi bagian penting dari strategi korporasi untuk memperluas jangkauan layanan, terutama di sektor kendaraan niaga.
“Langkah ini menegaskan komitmen kami dalam memperkuat bisnis pembiayaan produktif dan memperluas segmen kendaraan komersial. Kami ingin terus hadir lebih dekat dengan pelaku usaha yang membutuhkan dukungan pembiayaan di sektor logistik dan perdagangan,” ujar Mizuno dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/11).
Dorong Ekspansi di Segmen Truk dan Kendaraan Komersial
Adira Finance kini resmi mengelola seluruh portofolio pelanggan Arthaasia Finance, yang selama ini fokus pada pembiayaan truk, kendaraan logistik, dan truk sampah.
Dengan langkah ini, Adira Finance memperkuat posisinya di pasar kendaraan niaga, sektor yang berperan vital dalam mendukung kegiatan distribusi dan rantai pasok nasional.
Mizuno menambahkan bahwa integrasi portofolio ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperbesar pangsa pasar pembiayaan produktif.
“Kami ingin menciptakan ekosistem pembiayaan yang lebih kuat dan efisien. Sinergi ini akan memberikan nilai tambah tidak hanya bagi perusahaan, tapi juga bagi pelanggan dan mitra bisnis,” katanya.
Layanan Pelanggan dan Pembayaran Kini di Jaringan Adira Finance
Setelah proses pengalihan rampung, semua layanan pelanggan Arthaasia Finance kini dilakukan melalui jaringan dan kanal resmi Adira Finance di seluruh Indonesia.
Mulai dari pembayaran angsuran, pengambilan dokumen, hingga pengajuan pembiayaan baru, semuanya kini terintegrasi dengan sistem layanan Adira Finance.
Adira Finance juga memastikan seluruh cabang telah siap melayani pelanggan dengan prosedur transisi yang aman dan nyaman.
“Kami memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman layanan terbaik tanpa ada gangguan selama masa peralihan,” jelas Mizuno.
Dukung Transaksi Digital dan Kolaborasi Ekosistem
Untuk mendukung kemudahan transaksi, Adira Finance menyediakan berbagai kanal pembayaran digital dan mitra ritel.
Nasabah dapat melakukan pembayaran melalui autodebet Danamon, virtual account di aplikasi Adiraku, serta jaringan ritel seperti Alfamart, Indomaret, dan Kantor Pos Indonesia.
Selain itu, pembayaran juga bisa dilakukan lewat platform digital populer seperti OVO, LinkAja, Tokopedia, Gojek, dan Shopee.
“Kami terus berinovasi agar pelanggan memiliki fleksibilitas tinggi dalam bertransaksi, baik secara digital maupun melalui jaringan mitra kami,” tutur Mizuno.
Sinergi Bersama Danamon dan MUFG Group
Langkah pengalihan portofolio ini menjadi bagian dari strategi pertumbuhan anorganik Adira Finance bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) dan dukungan MUFG Group sebagai induk usaha.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Adira Finance dalam ekosistem keuangan nasional, memperluas basis pelanggan, serta menciptakan sinergi lintas layanan antara pembiayaan, perbankan, dan teknologi finansial.
“Kami yakin langkah ini akan memperkuat pondasi pertumbuhan berkelanjutan Adira Finance. Dengan dukungan Danamon dan MUFG Group, kami siap memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif di seluruh Indonesia,” tutup Mizuno.
Dengan selesainya proses pengalihan ini, Adira Finance menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh berkelanjutan, memperluas akses layanan pembiayaan, dan mendukung pertumbuhan sektor produktif nasional.
Baca berita ekonomi dan keuangan menarik lainnya hanya di JurnalLugas.Com






