Prajogo Pangestu Siap Bawa Intam ke BEI Petrindo Belum Rencanakan IPO

JurnalLugas.Com – Konglomerat nasional Prajogo Pangestu dikabarkan tengah mempersiapkan langkah besar dengan menggiring sejumlah perusahaan dalam naungan Barito Group untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Salah satu kandidat yang mencuat adalah PT Intam, perusahaan tambang emas yang beroperasi di bawah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Berdasarkan data internal perusahaan, PT Intam telah berada dalam kendali Petrindo sejak 2013. Aksi korporasi dimulai saat Petrindo mengakuisisi mayoritas saham PT Equator Sumber Energi (ESE) yang memiliki sejumlah entitas anak, yaitu PT Daya Bumindo Karunia (DBK), PT Bara International (BI), PT Pika Utama Resources (PUR), serta PT Intam itu sendiri.

Bacaan Lainnya

Seluruh entitas tersebut dikendalikan secara langsung oleh ESE, kecuali PUR yang berada di bawah pengawasan DBK. Adapun kepemilikan ESE terhadap Intam mencapai 99,99 persen, menunjukkan dominasi penuh dalam struktur perusahaan.

Berbeda dengan anak usaha Petrindo lainnya yang fokus pada pertambangan batu bara, PT Intam mengelola sumber daya emas dan perak. Konsesi tambang Intam membentang di atas lahan seluas 18.500 hektare di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), tepatnya di Kecamatan Lantung, Ropang, dan Lenangguar.

Baca Juga  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Dibuka Melemah di Awal November 2024

Perusahaan ini memegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) sejak 2015 yang berlaku hingga 21 Oktober 2035. Meski memiliki lahan tambang yang cukup luas, aktivitas produksi belum dimulai lantaran perusahaan masih dalam tahap eksplorasi.

Data terakhir menyebutkan bahwa nilai aset Intam hingga akhir 2024 ditaksir mencapai USD 3,73 juta. Meski cadangan emas dan peraknya belum diumumkan secara resmi, arah diversifikasi bisnis Petrindo ke sektor ini dinilai strategis, mengingat permintaan global terhadap komoditas emas dan perak terus meningkat, khususnya untuk mendukung perkembangan industri teknologi dan energi baru.

Pihak Petrindo menegaskan belum ada keputusan untuk membawa PT Intam ke pasar saham dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Perusahaan Petrindo, Robertus Maylando Siahaan.

“Perseroan sebagai perusahaan induk dari PT Intam belum memiliki rencana untuk melakukan penawaran umum saham atau IPO atas PT Intam yang merupakan salah satu entitas cucu dari perseroan,” ungkap Robertus kepada media, Senin (21/7/2025).

Ia menambahkan bahwa saat ini fokus utama perusahaan adalah menjaga kelancaran operasional dan memperkuat produksi di lini bisnis utama. Meski begitu, pihaknya tetap membuka peluang bisnis strategis yang mungkin muncul di kemudian hari.

Baca Juga  BEI Cabut Saham FORU dan UDNG dari Papan Pemantauan Khusus Ini Alasannya

“Perseroan terus memantau perkembangan pasar dan peluang yang dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan stakeholders secara keseluruhan,” ujarnya.

Langkah Prajogo Pangestu dalam mengonsolidasikan portofolio bisnis Barito Group dengan kemungkinan pelibatan pasar modal diyakini akan memberi dampak signifikan terhadap nilai perusahaan secara keseluruhan. Penguatan sektor tambang non-batu bara seperti emas dan perak dinilai sebagai bagian dari visi jangka panjang untuk menghadapi tantangan transisi energi dan ekonomi hijau.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan atau apakah PT Intam akan benar-benar mengikuti jejak IPO seperti sejumlah anak usaha lainnya di bawah payung Barito Group.

Selengkapnya kunjungi: JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait