JurnalLugas.Com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil menggagalkan penyelundupan tiga kilogram kokain oleh seorang pria warga negara Brasil. Barang haram tersebut diduga masuk melalui jalur laut, disembunyikan di kapal kargo yang bersandar di Pelabuhan Benoa.
Dalam konferensi pers yang digelar di Denpasar, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Rudy Ahmad Sudrajat, menyampaikan bahwa pelaku berhasil diamankan setelah petugas mencurigai aktivitas mencolok dari salah satu penumpang kapal asing yang baru tiba dari luar negeri. “Kami mendalami informasi, melakukan penyelidikan, dan menemukan barang bukti yang cukup signifikan,” ungkap Brigjen Pol Rudy Ahmad Sudrajat, Kamis (24/7/2025).
Modus Penyelundupan: Kokain Disembunyikan dalam Tangki Bahan Bakar
Dalam keterangan yang dirilis BNN Bali, narkotika jenis kokain itu disembunyikan secara profesional di dalam tangki bahan bakar cadangan kapal. Menurut hasil penyelidikan sementara, modus ini sudah beberapa kali digunakan oleh jaringan internasional yang memanfaatkan jalur laut untuk menghindari pengawasan ketat bandara.
“Pelaku WN Brasil ini datang bersama kapal layar pribadi. Setelah kami lakukan pemeriksaan mendalam, ditemukan paket narkotika seberat lebih dari 3 kilogram yang dikemas dalam plastik kedap udara,” ujar salah satu petugas BNNP.
BNN: Kokain untuk Pasar Wisata Bali
Barang bukti kokain murni itu diperkirakan akan diedarkan di wilayah Bali, terutama menyasar kalangan wisatawan asing. Menurut penuturan salah satu pejabat penyidik, harga pasaran kokain di Bali sangat tinggi dibandingkan narkotika jenis lain, sehingga menjadi target utama sindikat.
“Peredarannya sangat terbatas dan eksklusif, tetapi keuntungannya besar. Inilah yang membuat sindikat luar negeri menjadikan Bali sebagai pangsa pasar,” jelas petugas yang terlibat dalam operasi.
Tersangka Terancam Hukuman Mati
Warga negara Brasil yang ditangkap kini ditahan dan dikenakan pasal berlapis terkait Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan jumlah barang bukti yang cukup besar, tersangka terancam hukuman maksimal, termasuk pidana mati.
Menurut aparat, penyelundupan kokain dalam jumlah besar merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa ditolerir. “Kami terus berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan bea cukai untuk menelusuri jaringan yang terlibat,” terang sumber dari penyidik.
BNN Perkuat Pengawasan Jalur Laut
Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi peringatan keras bagi jaringan narkotika internasional. BNN Bali menyatakan bahwa mereka akan memperketat pengawasan di pelabuhan, khususnya kapal-kapal asing yang masuk ke perairan Indonesia.
“Pelabuhan kini menjadi titik rawan yang mendapat perhatian serius. Kami akan menggunakan teknologi dan intelijen lebih tajam untuk mengantisipasi modus serupa,” jelas kepala BNNP Bali.
Warga Diminta Waspada dan Laporkan Aktivitas Mencurigakan
Masyarakat juga diajak berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan. Pejabat BNN menekankan bahwa peran serta publik sangat penting dalam memutus rantai distribusi narkotika yang kini semakin canggih.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Informasi dari masyarakat sangat berharga dalam menangani kejahatan narkotika lintas negara,” pungkasnya.
Selengkapnya informasi hukum dan kriminal lainnya bisa dibaca di:
🌐 JurnalLugas.Com






