JurnalLugas.Com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menekankan pentingnya transparansi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) kepada wartawan. Menurutnya, keterbukaan informasi akan membantu masyarakat memahami arah pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah provinsi.
Dalam pertemuan dengan lebih dari seratus pimpinan redaksi media di Medan, Senin (25/8/2025), Bobby menyampaikan bahwa setiap OPD sebaiknya mampu menjelaskan program maupun rencana kerjanya secara terbuka. “Media berperan penting menyebarkan informasi, dan OPD harus bisa menjelaskan secara langsung apa yang dikerjakan,” ucapnya.
Ajak Wartawan Turun ke Lapangan
Bobby juga mengimbau agar OPD tidak ragu membawa wartawan saat melakukan kegiatan di daerah. Dengan cara itu, kata dia, masyarakat bisa melihat secara langsung kinerja pejabat daerah.
Ia mencontohkan, ketika dirinya turun ke masyarakat, pejabat terkait diminta memperkenalkan diri, menjelaskan jabatannya, serta menginformasikan anggaran yang digunakan. Tujuannya bukan untuk pencitraan, melainkan melatih para OPD agar terbiasa berkomunikasi secara terbuka.
“Ini bagian dari membangun kebiasaan agar pejabat pemerintah bisa menyampaikan informasi dengan jelas kepada publik,” ujarnya menambahkan.
Kolaborasi Sebagai Kunci Pembangunan
Lebih jauh, Bobby menekankan bahwa keberhasilan pembangunan di Sumatera Utara sangat bergantung pada kerja sama semua pihak. Ia menolak anggapan ada satu tokoh yang bisa bekerja sendiri membangun daerah.
“Tidak ada pahlawan tunggal. Yang kita perlukan adalah kerja tim yang solid, termasuk peran media di dalamnya,” tegas menantu Presiden Joko Widodo itu.
Ia juga mengingatkan bahwa pers Sumatera Utara sejak lama memiliki pengaruh besar di kancah nasional. Hal itu semakin ia rasakan ketika Sumut menjadi tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) pada 2023 lalu.
Media Apresiasi Langkah Gubernur
Sementara itu, Kepala Biro TV One Sumatera, Wanasari, mengapresiasi keterbukaan Gubernur Sumut terhadap media. Menurutnya, kebiasaan Bobby melibatkan wartawan saat turun ke lapangan menjadi bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan insan pers.
“Langkah tersebut membuat kami bisa mengabarkan program-program pemerintah kepada masyarakat secara lebih utuh,” jelasnya.
Ia juga berharap kolaborasi Pemprov Sumut dengan media bisa berdampak positif, tidak hanya bagi masyarakat tetapi juga bagi keberlangsungan industri pers di daerah. “Saya percaya insan pers di sini sudah berpengalaman. Tinggal bagaimana kerja sama yang dibangun bisa saling menguatkan,” tambahnya.
Pers Jadi Mitra Strategis
Pertemuan dengan 106 pemimpin redaksi dari berbagai media ini menegaskan kembali posisi pers sebagai mitra penting pemerintah daerah. Dengan adanya keterbukaan informasi, partisipasi publik diharapkan semakin meningkat sehingga pembangunan bisa berjalan lebih transparan dan akuntabel.
Baca berita menarik lainnya hanya di JurnalLugas.Com






