JurnalLugas.Com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan agar kebijakan investasi dan penciptaan lapangan kerja tidak hanya berpusat di Jakarta, melainkan merata ke seluruh daerah. Arahan itu disampaikan dalam rapat terbatas bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka.
Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa fokus rapat terbatas tersebut membahas perkembangan ekonomi, investasi, hingga kondisi infrastruktur pascademonstrasi.
“Presiden meminta agar investasi bisa mendorong lapangan kerja secara merata di seluruh Indonesia, tidak terkonsentrasi di Jakarta saja,” ujar Teddy di Jakarta, Kamis (4/9).
Selain itu, Prabowo juga menekankan percepatan pemulihan fasilitas umum yang rusak akibat aksi anarkis. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggoro, diminta segera menindaklanjuti agar masyarakat kembali beraktivitas dengan nyaman.
“Beliau memerintahkan percepatan perbaikan sejumlah fasilitas yang rusak karena aksi demo pekan lalu,” jelas Teddy.
Kerugian Infrastruktur Capai Rp950 Miliar
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan kerusakan fasilitas publik akibat kerusuhan mencapai sekitar Rp950 miliar. Seluruh biaya pemulihan akan ditanggung pemerintah pusat.
“Anggaran pemulihan sepenuhnya dari pusat melalui pos kedaruratan di APBN Kementerian PUPR,” kata AHY di Kompleks Istana Kepresidenan.
Ia menambahkan, perhitungan nilai kerusakan sudah dilakukan, sekaligus menyiapkan skema pemulihan agar pelayanan publik segera kembali normal.
Dengan instruksi langsung dari Presiden, pemerintah memastikan dua agenda prioritas berjalan paralel: memperluas investasi demi pemerataan lapangan kerja dan memulihkan fasilitas umum yang terdampak kerusuhan.
Baca berita selengkapnya hanya di 👉 JurnalLugas.Com






