Kinerja Jadi Alasan Utama Reshuffle Kabinet Wapres Gibran Beri Klarifikasi

JurnalLugas.Com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa reshuffle Kabinet Merah Putih dilakukan setelah pertimbangan matang oleh Presiden Prabowo Subianto, termasuk evaluasi kinerja menteri.

Saat ditemui media usai panen lobster di Balai Perikanan Budi Daya Laut, Batam, Rabu (10/9), Gibran mengatakan reshuffle ini bertujuan memastikan pelayanan publik berjalan lebih efektif.

Bacaan Lainnya

“Presiden telah mempertimbangkan banyak aspek sebelum melakukan reshuffle, termasuk kinerja para menteri. Semua langkah ini diambil agar pemerintah bisa bekerja lebih optimal,” ujar Wapres Gibran.

Baca Juga  Bamsoet Masyarakat Beri Kesempatan Prabowo Wujudkan Astacita

Ia juga menambahkan bahwa menteri dan wakil menteri baru diharapkan mampu menunjukkan kinerja maksimal sesuai tanggung jawab masing-masing.

Dalam reshuffle ini, Presiden Prabowo memberhentikan beberapa menteri, yakni Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Budi Arie Setiadi (Menteri Koperasi), dan Dito Ariotedjo (Menteri Pemuda dan Olahraga).

Penggantinya antara lain Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, serta Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umroh bersama Wakil Menteri Dahnil Azhar. Untuk Kepala BP2MI, Presiden menunjuk Muktaruddin menggantikan Abdul Kadir Karding. Posisi Menteri Pemuda dan Olahraga penggantinya belum diumumkan.

Baca Juga  Prabowo Tinjau Lokasi Banjir Sumut, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Maksimal

Seluruh pelantikan dan pengangkatan pejabat ini berdasarkan Keppres No 86P 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih 2024–2029.

Reshuffle ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja kabinet sekaligus memperkuat layanan publik di sektor strategis.

Sumber lengkap: JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait