JurnalLugas.Com — PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) resmi mengumumkan rencana meningkatkan kepemilikan saham di PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). Proses akuisisi akan dimulai pada Desember 2025, dengan target kepemilikan hingga 90 persen dari sebelumnya 46 persen.
Rights Issue untuk Danai Akuisisi
Langkah besar ini akan dibiayai melalui aksi korporasi rights issue jilid III, di mana perusahaan akan menerbitkan 1,21 miliar saham baru. Total dana yang diharapkan terkumpul mencapai Rp16,7 triliun, dan sekitar 96 persen dialokasikan khusus untuk pembelian saham CBDK.
Dengan skema tersebut, PANI menegaskan ambisi memperbesar kontrol dan meningkatkan kontribusi laba bersih dari CBDK pada laporan keuangan konsolidasi.
Efek pada Laporan Keuangan
Akuisisi ini diproyeksikan mulai berdampak pada kinerja keuangan konsolidasi mulai Januari 2026. Dengan kepemilikan yang meningkat hampir dua kali lipat, PANI akan menikmati porsi laba CBDK yang lebih dominan, sehingga memperkuat posisi keuangan dan prospek pertumbuhan jangka panjang.
Fokus Bisnis Tetap Berkelanjutan
Menurut pernyataan Christy Grassella, selaku Head of Investor Relations CBDK, meski kepemilikan PANI meningkat signifikan, arah bisnis perusahaan tetap pada jalurnya. Ia menegaskan bahwa fokus CBDK adalah menjaga sumber pendapatan berkelanjutan (recurring income) sebagai strategi utama.
CBDK saat ini memiliki cadangan lahan seluas 694 hektare, yang menjadi aset penting dalam mendukung ekspansi dan stabilitas bisnis ke depan.
Harga Akuisisi dan Nilai Saham
Dalam rencana akuisisi, harga pembelian saham CBDK ditetapkan maksimal Rp6.450 per lembar. Angka ini berada sedikit di atas rata-rata harga perdagangan di pasar saat ini, yang berkisar sekitar Rp6.075 per lembar.
Keputusan ini dinilai sebagai strategi agresif PANI untuk memastikan keberhasilan akuisisi, sekaligus memberikan sinyal positif terkait keyakinan terhadap prospek CBDK di masa mendatang.
Analisis Dampak dan Prospek
- Penguatan Kendali Manajemen
Dengan kepemilikan hampir penuh, PANI memiliki ruang lebih luas untuk menentukan arah bisnis dan mempercepat pengembangan aset strategis CBDK. - Pertumbuhan Laba Lebih Besar
Akuisisi ini membuka peluang laba bersih PANI bertumbuh signifikan, seiring proporsi kepemilikan dan kontribusi keuntungan yang lebih besar dari CBDK. - Risiko Pasar dan Modal
Meski potensinya besar, aksi korporasi berskala jumbo tetap menyimpan risiko, baik dari segi fluktuasi harga saham, permintaan pasar properti, maupun kebutuhan modal kerja. - Momentum Jangka Panjang
Dengan cadangan lahan 694 hektare, CBDK memiliki potensi besar dalam ekspansi kawasan dan pengembangan properti berorientasi berkelanjutan, yang selaras dengan strategi PANI.
Dengan aksi akuisisi ini, PANI memperkuat posisinya sebagai pengendali utama CBDK. Investor akan menunggu realisasi pada akhir 2025, sekaligus memantau kinerja konsolidasi pada awal 2026 sebagai tolok ukur keberhasilan langkah korporasi besar ini.
Untuk berita bisnis terkini dan analisis mendalam, kunjungi JurnalLugas.Com.






