Saham PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) Tembus Rp246 PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) Rp93 Akuisisi Dorong Tren Bullish

JurnalLugas.Com – Dua saham konstruksi, PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) dan PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), mencatatkan auto reject atas (ARA) pada perdagangan Kamis (18/9/2025). Kenaikan signifikan ini dipicu sentimen akuisisi yang tengah bergulir pada masing-masing emiten.

Hingga penutupan sesi, saham SMKM melesat 9,82 persen ke level Rp246 per saham di papan full call-auction (FCA). Transaksi tercatat sebesar Rp7,38 miliar dengan volume mencapai 30,04 juta lembar saham.

Bacaan Lainnya

Kinerja positif SMKM bukan kali pertama. Dalam sepekan terakhir, saham ini sudah terkerek 44,71 persen, bahkan melonjak 189,41 persen sepanjang sebulan terakhir.

Sementara itu, saham MEJA juga terkerek 9,41 persen ke harga Rp93 per saham di papan akselerasi. Nilai transaksinya menembus Rp5,40 miliar dengan volume 60,10 juta saham. Walau sehari sebelumnya sempat terkoreksi 4,49 persen, secara bulanan saham MEJA masih tumbuh 66,07 persen, dan dalam tiga bulan naik 40,91 persen.

Baca Juga  Wilmar International Kuasai Saham AWL Agri Business Gautam Adani Senilai Rp13,4 Triliun

Sentimen Akuisisi Jadi Magnet Investor

Penguatan kedua saham tak lepas dari aksi korporasi strategis. SMKM resmi ditegaskan akan diakuisisi oleh Lim Shrimp Org, perusahaan berbasis di Singapura, yang mengambil alih 44,98 persen saham dari PT Vina Nauli Jordania. Penandatanganan term sheet akuisisi dilakukan pada 17 September 2025.

Di sisi lain, MEJA akan diambil alih oleh konsorsium PT Bisnis Bersama Berkah dan PT Triple Berkah Bersama (Triple B). Keduanya bersama-sama menguasai sekitar 45 persen modal ditempatkan dan disetor, menggantikan posisi Richie Adrian Hartanto S dan PT Interra Djaya Karya yang sebelumnya menjadi pemegang saham mayoritas.

“Pasar menilai masuknya investor strategis akan membawa efisiensi, tambahan modal, serta peluang ekspansi bisnis. Itu sebabnya harga saham merespons positif,” ujar Ardi Nugroho, analis pasar modal independen, saat dihubungi Kamis sore.

Kewajiban Tender Offer

Dengan rampungnya akuisisi ini, Lim Shrimp otomatis menjadi pengendali baru SMKM, sementara Triple B mengambil peran sebagai pengendali baru MEJA.

Baca Juga  Pasar Saham Menguat Awal Juli IHSG Tembus 6.951,68 LQ45 Positif

Sesuai regulasi POJK No.9/2018 tentang pengambilalihan perusahaan terbuka, kedua calon pengendali diwajibkan melaksanakan tender offer kepada pemegang saham publik. Langkah ini dipandang penting untuk menjaga transparansi sekaligus melindungi kepentingan investor minoritas.

“Ketentuan tender offer memberikan kesempatan adil bagi investor publik untuk menentukan apakah tetap bertahan atau melepas sahamnya kepada pengendali baru,” tambah Ardi.

Lonjakan harga saham SMKM dan MEJA mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek bisnis pasca masuknya pemilik baru. Kini, investor tengah menanti kepastian strategi yang akan diimplementasikan pengendali guna memperkuat fundamental kedua perusahaan.

Baca berita ekonomi dan pasar modal terkini hanya di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait