Guncangan Gempa 4,5 SR Tanggamus Lampung Terasa di Kota Agung dan Semaka

JurnalLugas.Com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi dangkal di wilayah Tanggamus, Lampung, pada Jumat (26/9/2025) pukul 21.55 WIB. Gempa dengan magnitudo 4,5 itu berpusat di darat pada kedalaman lima kilometer, tepatnya sekitar 19 kilometer barat laut Tanggamus.

Dalam keterangannya, BMKG menyebut episenter gempa terletak pada koordinat 5,47° Lintang Selatan (LS) dan 104,51° Bujur Timur (BT). Getaran gempa dirasakan masyarakat di beberapa titik dengan intensitas berbeda.

Bacaan Lainnya

“Di Kota Agung dan Limau, gempa dirasakan pada skala II–III MMI, yakni getaran terasa jelas di dalam rumah dan seakan ada truk besar yang melintas. Sedangkan di Semaka, intensitas mencapai skala III–IV MMI, sehingga lebih banyak orang merasakan getaran, jendela berderik, hingga dinding ikut berbunyi,” tulis laporan BMKG.

Baca Juga  BNPB Indonesia Dihantam 3.472 Bencana di 2024 Ini Solusi Cegah Krisis Lebih Parah

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa. Kendati demikian, warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Indonesia Rawan Bencana Geologi

Kondisi ini kembali mengingatkan pada tingginya potensi gempa di Indonesia. Berdasarkan data Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), lebih dari 150 juta jiwa tinggal di kawasan rawan gempa.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, menegaskan posisi Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng utama dunia membuat negeri ini sangat rentan terhadap bencana geologi.

“Indonesia memiliki jalur subduksi sepanjang 7.000 kilometer serta lebih dari 3.000 kilometer jalur sesar aktif. Itu menjadi sumber utama terjadinya gempa bumi,” ujarnya.

Sejak tahun 2000, catatan Badan Geologi menunjukkan lebih dari 250 ribu jiwa meninggal akibat gempa. Oleh karena itu, Wafid menekankan pentingnya langkah mitigasi melalui penyusunan peta rawan bencana, baik gempa bumi, tsunami, maupun tanah longsor.

Baca Juga  Hati-hati Aktivitas di Luar Ruangan! BMKG Prediksi Hujan Disertai Petir Hari Ini

“Namun, yang paling penting adalah kesadaran masyarakat. Indonesia ini ibarat laboratorium alam untuk bencana geologi, sehingga pemahaman dan kesiapsiagaan warga harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Warga Diminta Tetap Tenang

Meski guncangan di Tanggamus tergolong ringan, para ahli mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati. Mitigasi bencana dan edukasi publik diyakini menjadi kunci dalam mengurangi risiko.

Informasi terbaru mengenai aktivitas kegempaan dapat diakses melalui kanal resmi BMKG. Warga juga dianjurkan untuk memastikan jalur evakuasi di sekitar rumah serta menyiapkan tas darurat sebagai langkah antisipasi.

Sumber berita terkini lainnya dapat dibaca di 👉 JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait