Harga Beras dan Cabai Turun Sejumlah Komoditas Pangan Ikut Terkoreksi

JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat sejumlah harga pangan strategis mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (30/9) pagi. Beras, cabai, hingga minyak goreng tercatat turun, meski ada beberapa komoditas yang justru mengalami kenaikan tipis.

Harga beras medium di tingkat konsumen kini berada di kisaran Rp13.583 per kilogram, lebih rendah dibanding sehari sebelumnya yang masih Rp13.828 per kg. Begitu pula harga cabai rawit merah ikut terkoreksi menjadi Rp45.705 per kg dari Rp47.583 per kg.

Bacaan Lainnya

Kepala Bapanas, Arief P., menjelaskan tren penurunan harga ini dipengaruhi oleh membaiknya pasokan di sejumlah daerah. “Distribusi pangan yang lebih lancar sejak pekan lalu memberi dampak positif terhadap kestabilan harga, terutama beras dan cabai,” ujarnya, Selasa (30/9).

Harga Beras dan Bahan Pokok Lain

Selain beras medium, harga beras premium turun menjadi Rp15.896 per kg dari Rp15.966 per kg, sementara beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) juga terkoreksi ke Rp12.440 per kg dari Rp12.553 per kg.

Komoditas lain yang mengalami penurunan yakni jagung di tingkat peternak, turun ke Rp6.348 per kg dari Rp6.624 per kg. Kedelai impor juga melemah menjadi Rp10.586 per kg dari Rp10.679 per kg.

Baca Juga  Harga Cabai Bawang Putih Beras Melonjak Bawang Merah Telur Daging Turun

Sayuran dan Cabai

Harga bawang merah relatif stabil dengan sedikit kenaikan ke Rp38.427 per kg dari Rp38.375 per kg. Namun, bawang putih bonggol justru turun menjadi Rp36.229 per kg dari Rp37.195 per kg.

Cabai merah keriting anjlok cukup tajam menjadi Rp51.092 per kg dari Rp59.208 per kg. Begitu pula cabai merah besar yang turun ke Rp46.854 per kg dari sebelumnya Rp51.359 per kg.

Daging, Telur, dan Minyak Goreng

Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi murni sedikit melemah ke Rp135.137 per kg dari Rp135.050 per kg. Daging ayam ras turun menjadi Rp37.006 per kg dari Rp38.356 per kg, sementara telur ayam ras naik tipis ke Rp30.086 per kg dari Rp29.974 per kg.

Sedangkan pada produk olahan, harga gula konsumsi turun menjadi Rp17.917 per kg dari Rp18.048 per kg. Minyak goreng kemasan juga ikut turun ke Rp20.493 per liter dari Rp20.884 per liter, minyak goreng curah Rp17.250 per liter dari Rp17.584 per liter, dan Minyakita Rp17.184 per liter dari Rp17.460 per liter.

Baca Juga  Harga Cabai Naik, Sejumlah Komoditas Pangan Lain Turun

Ikan dan Produk Lain

Komoditas ikan kembung kini dibanderol Rp41.658 per kg dari Rp41.729 per kg, ikan tongkol Rp34.380 per kg dari Rp34.602 per kg, serta ikan bandeng Rp31.701 per kg dari Rp34.973 per kg.

Adapun garam konsumsi turun tipis ke Rp10.718 per kg dari Rp11.616 per kg. Untuk daging kerbau, harga impor beku terkoreksi tajam ke Rp92.000 per kg dari Rp105.828 per kg, sedangkan daging kerbau segar lokal justru naik menjadi Rp147.500 per kg dari Rp140.612 per kg.

Ekonom pangan, R. Santoso, menilai pergerakan harga ini menjadi sinyal baik menjelang kuartal akhir 2025. “Stabilitas harga pangan akan menentukan daya beli masyarakat. Penurunan komoditas pokok seperti beras dan minyak goreng sangat membantu beban rumah tangga,” katanya.

Pemerintah melalui Bapanas menyatakan akan terus menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi agar harga pangan tetap terkendali.

Baca berita lengkap seputar ekonomi dan pangan lainnya di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait