JurnalLugas.Com – Ford Motor Company resmi menarik lebih dari 105.000 unit mobil Mustang di Amerika Serikat akibat masalah keselamatan pada bagian panel kendaraan.
Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengumumkan pada Jumat (29/8/2025), penarikan dilakukan karena panel yang tidak disegel dengan baik berpotensi menimbulkan kebocoran air. Kondisi ini bisa menyebabkan lampu eksternal mati dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Panel yang tak tersambung sempurna membuka kemungkinan air masuk ke sistem listrik. Hal ini menjadi faktor keselamatan yang serius di jalan raya,” tulis NHTSA dalam keterangan resminya.
Laba Ford Anjlok Drastis
Penarikan ini menambah daftar tantangan yang dihadapi Ford. Sebelumnya, perusahaan otomotif asal Detroit itu melaporkan penurunan laba bersih hingga 65 persen pada kuartal pertama 2025.
Bahkan, Ford memproyeksikan kerugian mencapai USD1,5 miliar atau sekitar Rp25,14 triliun tahun ini. Penyebabnya tak lepas dari beban tarif tinggi, mulai dari pajak kendaraan, baja, aluminium, hingga suku cadang impor yang membuat ongkos produksi melonjak.
Meski begitu, manajemen Ford menegaskan telah melakukan langkah mitigasi. “Tim kami telah melakukan banyak hal untuk meminimalkan dampak tarif terhadap bisnis,” ujar Chief Financial Officer (CFO) Ford, S. House, dalam pernyataan resmi.
Dengan strategi penyesuaian rantai pasokan, Ford berhasil memangkas beban tarif sekitar USD1 miliar dari total potensi dampak USD2,5 miliar.
Produksi Melambat, Pendapatan Turun
Selain kerugian, Ford juga mencatat penurunan pendapatan sebesar lima persen menjadi USD40,7 miliar. Laba bersih hanya mencapai USD471 juta.
Sementara itu, unit grosir perusahaan merosot tujuh persen akibat perlambatan produksi di sejumlah pabrik, termasuk di Kentucky dan Michigan.
Situasi ini menandakan Ford harus menghadapi tantangan ganda: menjaga keselamatan konsumen melalui recall, sekaligus menekan beban finansial agar tetap kompetitif di tengah ketatnya industri otomotif global.
Baca berita otomotif lainnya hanya di JurnalLugas.Com






