JurnalLugas.Com — Harga sejumlah komoditas pangan kembali bergerak pada Jumat, 21 November 2025. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia merilis pembaruan harga pukul 08.30 WIB, menunjukkan adanya kenaikan pada beberapa produk hortikultura, terutama bawang merah.
Menurut data PIHPS, harga bawang merah berada di level Rp40.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah tercatat Rp28.000 per kg di tingkat pedagang eceran nasional. Seorang analis pasar komoditas, A.R, menjelaskan bahwa fluktuasi di komoditas hortikultura biasanya dipengaruhi kondisi cuaca.
“Jika pasokan terganggu di sentra produksi, harga akan cepat terkoreksi,” ujarnya.
Harga Beras Beragam di Semua Kategori
Berdasarkan laporan PIHPS, harga beras relatif stabil di hampir semua kelas.
– Beras kualitas bawah I: Rp14.000 per kg
– Beras kualitas bawah II: Rp13.000 per kg
– Beras kualitas medium I: Rp15.300 per kg
– Beras kualitas medium II: Rp14.300 per kg
– Beras kualitas super I: Rp16.000 per kg
– Beras kualitas super II: Rp15.500 per kg
Pengamat kebijakan pangan, D.S, mengatakan bahwa stabilnya harga beras menunjukkan suplai yang cukup dari berbagai wilayah.
“Distribusi beras dari sentra masih lancar sehingga tidak memicu gejolak harga,” terangnya.
Cabai dan Bumbu Dapur Turut Alami Pergerakan Harga
Selain bawang merah, PIHPS mencatat harga cabai juga bergerak:
– Cabai merah besar: Rp52.000 per kg
– Cabai merah keriting: Rp56.100 per kg
– Cabai rawit hijau: Rp22.000 per kg
Di sisi lain, bawang putih berada pada level Rp30.000 per kg, masih tergolong stabil untuk periode akhir tahun.
Harga Daging, Minyak Goreng, dan Gula
Data PIHPS juga menunjukkan kondisi harga protein hewani:
– Daging ayam ras: Rp37.500 per kg
– Daging sapi kualitas I: Rp120.000 per kg
– Daging sapi kualitas II: Rp110.000 per kg
Sementara itu, komoditas gula tercatat sebagai berikut:
– Gula pasir premium: Rp19.000 per kg
– Gula pasir lokal: Rp16.000 per kg
Untuk kebutuhan minyak goreng, harga dilaporkan berada di kisaran:
– Minyak goreng curah: Rp19.000 per liter
– Minyak goreng kemasan bermerek I: Rp22.000 per liter
– Minyak goreng kemasan bermerek II: Rp19.500 per liter
Selain itu, PIHPS juga mencatat telur ayam ras berada di harga Rp29.000 per kg.
Pantauan Harga Masih Berpotensi Bergerak
Pengamat pasar, M.K, menilai bahwa meski sejumlah komoditas relatif stabil, fluktuasi masih mungkin terjadi.
“Memasuki akhir tahun, biasanya ada peningkatan konsumsi rumah tangga sehingga beberapa harga dapat bergerak. Monitoring harian perlu terus dilakukan,” jelasnya.
Pemerintah melalui lembaga terkait disebut terus memantau perkembangan harga dan pasokan guna menjaga stabilitas pangan nasional.
Kunjungi: https://JurnalLugas.Com






