Gus Yahya Kerahkan Kekuatan Kiai NU, Gelar Pertemuan Besar Usai Diminta Mundur dari PBNU

Gus Yahya Ketua Umum PBNU
Foto : Gus Yahya Ketum PBNU

JurnalLugas.Com — Ketegangan internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memasuki babak baru. Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya kembali mengambil langkah strategis dengan mengumpulkan deretan kiai senior dan tokoh Nahdlatul Ulama, menyusul desakan agar dirinya mundur dari pucuk pimpinan organisasi.

Setelah sebelumnya menggelar rapat koordinasi dengan Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), kali ini Gus Yahya mengundang para kiai ke Lantai 8 Gedung PBNU, Kramat Raya, Jakarta, Minggu malam, 23 November 2025, pukul 19.30 WIB. Undangan yang beredar di kalangan wartawan menyebut pertemuan bertajuk “silaturahmi alim ulama.”

Bacaan Lainnya

Namun, sumber internal menyebutkan bahwa agenda tersebut sangat mungkin membahas hasil Rapat Harian Syuriyah PBNU yang meminta Gus Yahya melepaskan jabatannya sebagai Ketua Umum PBNU. Seorang kiai yang diundang, yang meminta namanya disingkat KH.F, menyatakan pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi biasa.

Baca Juga  Muktamar NU 2026 Makin Dekat, PBNU Kebut Finalisasi, Legalitas Peserta

“Ada situasi yang harus dibahas secara serius demi menjaga marwah NU,” ujarnya dengan nada diplomatis.

Barisan Kiai Senior Hadir, Rais Aam Tidak Diundang

Dari informasi yang dihimpun, nama-nama kiai besar NU dari berbagai wilayah Indonesia dijadwalkan hadir dalam forum tersebut. Menariknya, Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar, tidak masuk daftar undangan. Kondisi ini menegaskan bahwa pertemuan berlangsung di luar struktur formal Syuriyah.

Daftar kiai yang diundang mencakup nama-nama besar seperti:

  • KH. Taufiqurrahman Subkhi
  • KH. Abus Yazid Al-Busthami
  • Nyai Hj. Shinta Nuriyah A. Wahid
  • KH. Fuad Nurhasan
  • Prof. Dr. KH. Abd A’la Basyir
  • KH. Zuhri Zaini
  • KH. Abdul Hakim Mahfudz
  • KH. Ubaidillah Shodaqoh
  • KH. Ahmad Nadhif Abdul Mujib
  • Dr. KH. Reza Ahmad Zahid
  • KH. Muhammad Romli
  • KH. Ubaidillah Ruhiat
  • KH. Aziz Masturo
  • KH. Jirjis Ali Maksum
  • Prof. Dr. KH. Machasin
  • Dr. KH. Mu’tashim Billah
  • Habib Luthfi bin Ahmad Al-Attas
  • Dr. KH. M. Afifudin Dimyathi
  • KH. Zaim Lasem
  • KH. Ali Kholil Kaltim
  • Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin
  • Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj
  • serta puluhan kiai lainnya dari berbagai wilayah Nusantara.

Kader NU Diminta Tenang

Sementara itu, sejumlah tokoh NU mengimbau warga Nahdliyin agar tidak terprovokasi. Fokus utama NU, kata mereka, tetap pada agama, pendidikan, dan kepentingan umat, bukan perebutan jabatan.

Berita selengkapnya dan perkembangan terbaru dapat dipantau di:
https://JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait