JurnalLugas.Com — Bupati Aceh Selatan Mirwan MS dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Kantor Inspektorat Aceh pada Senin (8/12). Namun hingga pukul 18.56 WIB, orang nomor satu di Aceh Selatan itu tak kunjung terlihat datang ke lokasi.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, membenarkan adanya agenda pemeriksaan tersebut.
“Informasi terakhir, pemeriksaan dilakukan Inspektorat Aceh bersama tim Itjen Kemendagri,” ujarnya singkat.
MTA mengaku belum menerima laporan terbaru mengenai proses pemeriksaan, terlebih karena Mirwan diketahui sedang menunaikan ibadah umrah. Kepergian itu menuai kritik luas karena dilakukan ketika daerahnya dilanda banjir bandang dan longsor.
Tak Sanggup Tangani Bencana, Tapi Pergi Umrah
Dari informasi lapangan, Mirwan MS sebelumnya menyampaikan bahwa ia tidak sanggup menangani bencana besar yang menerjang tiga provinsi sekaligus: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Namun tak lama setelah pernyataan itu, pada 2 Desember 2025, Mirwan justru berangkat umrah bersama istrinya.
Keputusan itu sontak memicu reaksi keras karena Aceh Selatan masih berada dalam masa tanggap darurat.
Gubernur Aceh: Tidak Ada Izin Umrah
Gubernur Aceh Muzakir Manaf juga menegaskan bahwa tidak pernah memberikan izin kepada Mirwan MS untuk melakukan perjalanan umrah di tengah kondisi darurat.
“Tidak ada surat izin dari saya untuk keberangkatan tersebut,” tegasnya.
Gerindra Copot Mirwan dari Jabatan DPC
Polemik tak berhenti di situ. DPP Partai Gerindra resmi mencopot Mirwan MS dari posisi Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Keputusan itu menyusul sorotan publik terhadap sikap Mirwan yang dianggap tidak menunjukkan tanggung jawab dalam penanganan bencana di wilayahnya.
Situasi kini menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat dan langkah lanjutan dari Kementerian Dalam Negeri terkait status Mirwan sebagai kepala daerah.
Selengkapnya kunjungi: https://JurnalLugas.Com






