JurnalLugas.Com — Harga kebutuhan pokok kembali menjadi sorotan masyarakat di awal Januari 2025. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang berada di bawah pengelolaan Bank Indonesia merilis data terbaru terkait pergerakan harga pangan strategis di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Berdasarkan pantauan PIHPS pada Jumat, 2 Januari 2025, pukul 09.00 WIB, sejumlah komoditas utama menunjukkan harga yang relatif bervariasi, dengan cabai rawit merah masih bertahan di level tinggi.
Harga Cabai dan Bumbu Dapur Terbaru
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah berada di angka Rp69.500 per kilogram, menjadikannya salah satu komoditas hortikultura termahal saat ini. Sementara itu, harga cabai lainnya juga terpantau cukup tinggi, yakni cabai merah besar Rp51.050 per kg, cabai merah keriting Rp51.100 per kg, dan cabai rawit hijau Rp55.450 per kg.
Untuk kebutuhan bumbu dapur, bawang merah tercatat di harga Rp50.550 per kg, sedangkan bawang putih berada di level Rp39.800 per kg.
Harga Beras Beragam Berdasarkan Kualitas
Komoditas beras menunjukkan variasi harga sesuai kualitas. PIHPS mencatat beras kualitas bawah I dijual Rp14.650 per kg, dan beras kualitas bawah II sebesar Rp15.350 per kg.
Adapun beras kualitas medium I berada di harga Rp16.400 per kg, sementara medium II di Rp16.050 per kg.
Untuk segmen premium, beras kualitas super I tercatat Rp17.200 per kg, dan beras kualitas super II berada di angka Rp16.800 per kg.
Harga Protein Hewani dan Gula
Di sektor protein hewani, telur ayam ras tercatat Rp33.450 per kg, sedangkan daging ayam ras berada di harga Rp44.250 per kg.
Sementara itu, daging sapi kualitas I mencapai Rp142.350 per kg, dan kualitas II berada di level Rp134.500 per kg.
Untuk kebutuhan pemanis, gula pasir premium dijual Rp20.500 per kg, sedangkan gula pasir lokal berada di harga Rp18.150 per kg.
Harga Minyak Goreng Hari Ini
Komoditas minyak goreng juga menunjukkan perbedaan harga berdasarkan jenisnya. Minyak goreng curah tercatat Rp19.400 per liter, sementara minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp22.850 per liter dan kemasan bermerek II di harga Rp21.350 per liter.
PIHPS menegaskan bahwa data ini menjadi acuan penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memantau stabilitas harga pangan nasional. Perubahan harga dapat dipengaruhi oleh faktor distribusi, cuaca, hingga dinamika permintaan pasar.
Pantau terus perkembangan harga pangan harian hanya di https://JurnalLugas.Com.





