Tabungan Umrah BSI, Solusi Perencanaan Keuangan Halal untuk Milenial & Gen Z

JurnalLugas.Com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menargetkan sekitar 2 juta nasabah aktifnya untuk mengikuti program BSI Tabungan Umrah yang baru saja diluncurkan. Hal ini diungkapkan Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Anton menjelaskan bahwa perseroan tengah memaksimalkan basis nasabahnya, yang kini mencapai 21–23 juta orang, untuk dikonversi menjadi calon jemaah umrah melalui pendekatan literasi keuangan syariah yang proaktif. “Insya Allah, sekitar 10 persen nasabah kami berpotensi untuk berumrah, artinya ada sekitar 2 juta orang yang bisa kami dorong untuk berangkat,” ujarnya singkat.

Bacaan Lainnya

Tren Umrah Kini Menyasar Generasi Muda

Menurut Anton, peluncuran tabungan umrah ini sejalan dengan tren pergeseran demografi pasar perjalanan umrah yang kini lebih banyak diminati oleh generasi milenial dan Gen Z. Tidak lagi didominasi Baby Boomers, perjalanan spiritual kini menjadi bagian dari gaya hidup halal sekaligus wisata religi.

Baca Juga  Ada Apa Muhammadiyah Tarik Dana Hingga Belasan Triliun dari BSI Ini Kata Anwar Abbas

“Halal lifestyle kini menjadi gaya hidup, termasuk umrah dan wisata religi. Ini menjadi peluang bagi bank untuk menjembatani ibadah dengan perencanaan keuangan yang matang dan aman,” tambah Anton.

Generasi muda ini cenderung merencanakan perjalanan ibadah jauh-jauh hari, sehingga mendorong kebutuhan akan produk tabungan yang fleksibel dan mudah diakses.

Strategi Literasi Keuangan untuk Generasi Milenial

BSI menekankan pentingnya edukasi keuangan bagi generasi muda untuk memaksimalkan potensi program tabungan umrah. Anton menargetkan, pada tahap awal, lebih dari 1 juta nasabah dapat mendaftar pada produk ini. Strategi ini diyakini tidak hanya membantu nasabah mencapai tujuan ibadah, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan dana murah dan likuiditas bank.

Data BSI menunjukkan, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 16,20 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp380 triliun pada Desember 2025, dengan porsi dana murah (CASA) 61,62 persen atau setara Rp234 triliun. Pertumbuhan tabungan tercatat 15,7 persen yoy menjadi Rp162,63 triliun.

Baca Juga  Saham BRIS Tertekan Buyback Jadi Strategi? Ini Kata Corporate Secretary BSI

“Dengan inisiatif ini, BSI optimistis dapat memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang lebih siap secara spiritual dan finansial,” tutup Anton.

Program BSI Tabungan Umrah ini menjadi salah satu strategi bank untuk menyelaraskan layanan keuangan syariah dengan kebutuhan generasi muda yang mengedepankan wisata religi dan perencanaan keuangan yang aman.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai literasi keuangan syariah dan program tabungan BSI, kunjungi JurnalLugas.Com.

(CT)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait