Serangan Iran Hancurkan Pangkalan AS di Bahrain, Irak, dan UAE, Citra Satelit Ungkap Kerusakan

JurnalLugas.Com — Iran menargetkan setidaknya enam lokasi pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah setelah serangan gabungan Washington dan Tel Aviv terhadap negara tersebut pada Sabtu (28/2). Informasi ini dikonfirmasi melalui citra satelit, video terverifikasi, serta pernyataan pejabat militer AS.

Belum diketahui secara pasti jumlah senjata yang diluncurkan Iran maupun berapa yang berhasil dicegat. Namun, insiden ini memicu kekhawatiran soal kesiapan fasilitas militer AS menghadapi serangan beruntun. Lokasi serangan meliputi Bahrain, Irak, Uni Emirat Arab, dan tiga titik di Kuwait.

Bacaan Lainnya

Kerusakan dan Korban di Pangkalan AS

Beberapa bangunan mengalami kerusakan signifikan atau hancur, termasuk sistem komunikasi satelit. Pejabat AS menyebutkan, tiga personel militer tewas dan lima lainnya luka serius di Camp Arifjan, Kuwait. Sementara di lima lokasi lainnya, tidak ada laporan korban jiwa atau luka.

Baca Juga  Trump Sebut Ayatollah Khamenei Tewas Diserang AS–Israel, Teheran Pastikan Ini

Pangkalan terdampak mencakup markas besar angkatan laut, kamp militer, pangkalan udara, serta fasilitas rekreasi angkatan laut. Tingkat kerusakan bervariasi di setiap lokasi.

Serangan di Bahrain dan Kuwait

Iran menyerang markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Manama, Bahrain, Sabtu lalu. Video terverifikasi memperlihatkan rudal dan drone menghantam pangkalan, sementara citra satelit Minggu (1/3) menunjukkan dua terminal komunikasi satelit hancur dan beberapa bangunan besar rusak berat atau rata dengan tanah.

Di Kuwait, Pangkalan Udara Ali Al Salem mengalami kerusakan di beberapa atap bangunan, sesuai gambar yang diambil Minggu sore. Sementara di Camp Buehring, sebuah video menampilkan drone terbang di atas pangkalan sebelum meledak, meski tingkat kerusakan belum dapat diverifikasi.

Serangan Berulang di Irak dan UEA

Di Irak, Bandara Internasional Erbil menjadi sasaran Iran sepanjang Sabtu dan Minggu. Asap dan kobaran api terlihat dari lokasi pasukan AS, dan citra satelit Minggu menunjukkan empat bangunan rusak atau hancur, dengan api masih membara hingga Senin dini hari.

Baca Juga  Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei Pemimpin Baru Iran, Kecam Serangan AS-Israel

Di Dubai, Pelabuhan Jebel Ali, meski bukan pangkalan resmi AS, menunjukkan asap mengepul dari sebuah bangunan besar di zona rekreasi Angkatan Laut. Pelabuhan ini kerap digunakan untuk operasional angkatan laut AS di wilayah tersebut.

Serangan-serangan ini menyoroti kerentanan pangkalan militer AS di Timur Tengah terhadap rudal dan drone Iran. Para pejabat AS menekankan perlunya evaluasi ulang sistem pertahanan dan kesiapan menghadapi serangan serupa di masa depan.

Pangkal militer yang menjadi sasaran tidak hanya fasilitas operasional, tetapi juga pusat komunikasi dan area rekreasi, menandai strategi Iran untuk menekan logistik dan moral pasukan AS di wilayah tersebut.

Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui JurnalLugas.Com.

(HD)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait