Kim Jong Un Saksikan Peluncuran Rudal Kapal Perusak Choe Hyon

JurnalLugas.Com — Korea Utara kembali menunjukkan kemampuan militernya dengan melakukan uji peluncuran rudal jelajah dari kapal perusak terbaru mereka, Choe Hyon, Selasa (10/3/2026). Pemimpin negara, Kim Jong Un, memantau secara langsung melalui sambungan video, menurut laporan resmi media pemerintah pada Rabu (11/3/2026).

Kapal perang multiguna seberat 5.000 ton ini diluncurkan pada April tahun lalu dan menjadi bagian dari program modernisasi angkatan laut Pyongyang. Uji coba dilakukan bersamaan dengan latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan yang berlangsung hingga 19 Maret, menunjukkan ketegangan yang meningkat di kawasan.

Bacaan Lainnya

KCNA melaporkan rudal jelajah berhasil melintasi Laut Kuning selama hampir tiga jam sebelum menargetkan beberapa pulau secara akurat. Dalam foto resmi, Kim Jong Un tampak menyaksikan peluncuran bersama putrinya, dan menyatakan “kepuasan besar” atas hasil uji coba tersebut.

Baca Juga  Kim Jong Un Pacu Produksi Rudal dan Amunisi, Korut Siap Tempur

Pemimpin Korea Utara juga menekankan bahwa kekuatan nuklir negara kini memasuki tahap operasi yang lebih beragam. Pernyataan ini sejalan dengan arahan Kim sebelumnya di kongres Partai Buruh Korea pada Februari lalu, terkait penguatan kemampuan angkatan laut dengan senjata nuklir, baik dari permukaan laut maupun bawah laut.

Sebagai bagian dari modernisasi angkatan laut, Pyongyang menargetkan pembangunan dua kapal perusak baru setiap tahun dengan kelas Choe Hyon atau yang lebih tinggi. Tahun lalu, Korea Utara meluncurkan dua kapal perusak, salah satunya sempat mengalami insiden hampir terbalik sebelum akhirnya diluncurkan kembali.

Baca Juga  Panas, Korea Utara Tembakkan 10 Rudal Balistik

Sebelum Oktober 2026, Korea Utara berencana menambahkan satu kapal perusak lagi ke armadanya. Kim juga mendorong pengembangan sistem persenjataan generasi berikutnya, termasuk kapal perusak berbobot 5.000 ton hingga 8.000 ton yang akan dilengkapi dengan senjata supersonik, meningkatkan kemampuan serangan strategis dari laut.

Program ini menunjukkan tekad Pyongyang dalam memperkuat armada laut sebagai bagian dari strategi militer jangka panjang, meski menghadapi tekanan internasional terkait proliferasi senjata.

Sumber lebih lengkap dapat diakses di JurnalLugas.Com.

(HD)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait