Wisata Air Terjun Tibu Ijo Desa Kekait Memakan Korban, Turis Asal Mataram Hilang Terseret Arus

JurnalLugas.Com — Peristiwa nahas kembali terjadi di destinasi wisata alam. Seorang wisatawan lokal dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di kawasan Air Terjun Tibu Ijo, Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Hingga Senin (6/4/2026), tim SAR gabungan masih berjibaku melakukan pencarian intensif.

Korban diketahui bernama Lisa Pratiwi (25), warga Ampenan, Kota Mataram. Insiden tersebut terjadi saat korban bersama rekan-rekannya melakukan perjalanan menuju lokasi wisata pada Minggu (5/4). Diduga, derasnya arus sungai akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat menjadi faktor utama kecelakaan tersebut.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyampaikan bahwa proses pencarian masih terus berlangsung. “Korban hingga kini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan,” ujarnya singkat.

Baca Juga  Korban Kapal Tenggelam di Perak Malaysia Ditemukan, 18 WNI Meninggal dan 23 Selamat

Menurut informasi yang dihimpun, laporan pertama kali diterima dari pihak keluarga korban yang khawatir setelah Lisa tak kunjung kembali. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Kantor SAR Mataram langsung diterjunkan ke lokasi.

Operasi pencarian dilakukan dengan metode penyisiran aliran sungai, termasuk memeriksa sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut. Medan yang cukup sulit serta debit air yang meningkat menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.

Pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim SAR Mataram, BPBD Lombok Barat, aparat kecamatan dan kepolisian sektor Gunung Sari, hingga unsur TNI seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Tak hanya itu, relawan dan warga setempat juga turut membantu upaya pencarian.

Kondisi cuaca yang masih didominasi hujan turut menjadi perhatian serius dalam operasi ini. Hariyadi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, khususnya di kawasan wisata alam yang rawan bencana.

Baca Juga  Eks Dosen di Mataram Dituntut 8 Tahun Penjara, Modus “Zikir Zakar” Jadi Sorotan

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu,” tegasnya.

Insiden ini menjadi pengingat penting bahwa keindahan alam juga menyimpan risiko, terutama saat musim hujan. Pengunjung diharapkan lebih memperhatikan kondisi lingkungan dan mengikuti arahan petugas demi menghindari kejadian serupa.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa arus sungai di sekitar Air Terjun Tibu Ijo masih cukup deras, sehingga proses pencarian diperkirakan akan terus berlanjut hingga kondisi memungkinkan.

Perkembangan terbaru terkait pencarian korban akan terus dipantau oleh tim di lapangan.

Baca berita lengkap lainnya di JurnalLugas.Com

(BW)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait