JurnalLugas.Com – Kondisi cuaca di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (2/6/2026) diperkirakan berlangsung dinamis. Sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan ringan, sementara beberapa kota lainnya perlu mewaspadai hujan disertai petir yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa pola cuaca hari ini menunjukkan perbedaan karakter di setiap kawasan, mulai dari cerah berawan, berawan tebal, hingga hujan dengan intensitas beragam.
Prakirawan BMKG, Sastia, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan muncul di beberapa wilayah.
“Perlu perhatian khusus terhadap kemungkinan hujan petir di sejumlah kota,” ujar Sastia dalam informasi prakiraan cuaca harian.
Bandung dan Tanjung Selor Berpotensi Diguyur Hujan Petir
Wilayah yang diprediksi mengalami hujan disertai petir antara lain Kota Bandung di Jawa Barat dan Tanjung Selor di Kalimantan Utara. Kondisi tersebut berpotensi memicu gangguan aktivitas luar ruangan, terutama pada sore hingga malam hari.
BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari area terbuka saat terjadi kilat dan petir serta memperhatikan informasi cuaca terbaru yang dikeluarkan otoritas terkait.
Hujan Ringan Diprakirakan Membasahi Sejumlah Daerah
Selain wilayah dengan potensi cuaca ekstrem, sejumlah kota besar diperkirakan mengalami hujan ringan yang dapat memberikan kesejukan setelah beberapa hari terakhir didominasi cuaca panas.
Kota-kota yang berpotensi diguyur hujan ringan meliputi Medan, Tanjung Pinang, Pangkalpinang, Serang, Banjarmasin, Palangkaraya, dan Samarinda.
Meski tidak tergolong ekstrem, hujan ringan tetap dapat memengaruhi kelancaran lalu lintas dan aktivitas masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk.
Wilayah Barat Didominasi Cuaca Berawan
Sementara itu, sejumlah daerah di bagian barat Indonesia diprediksi didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal. Kota-kota yang masuk dalam kategori tersebut antara lain Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, dan Pontianak.
Kondisi berawan ini menunjukkan adanya peningkatan kandungan uap air di atmosfer yang berpotensi berkembang menjadi hujan lokal pada waktu tertentu.
BMKG juga mencatat adanya potensi udara kabur di Bengkulu dan Surabaya yang dapat mengurangi jarak pandang, terutama pada pagi hari.
Indonesia Timur Juga Berpotensi Cuaca Ekstrem
Di kawasan timur Indonesia, perhatian khusus diberikan kepada Kota Palu yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan petir.
Selain itu, hujan ringan diprediksi turun di sejumlah wilayah seperti Manado, Mamuju, Kendari, Ambon, Sorong, Nabire, dan Jayawijaya.
Sementara kota-kota lain seperti Denpasar, Kupang, Makassar, Gorontalo, Ternate, Manokwari, Jayapura, dan Merauke diperkirakan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.
Khusus untuk wilayah Mataram, BMKG mengingatkan adanya potensi kabut atau asap yang dapat memengaruhi visibilitas pada waktu tertentu.
Masyarakat Diminta Pantau Informasi Cuaca Terbaru
Perubahan cuaca yang terjadi secara cepat membuat masyarakat disarankan untuk selalu memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG sebelum melakukan perjalanan atau aktivitas di luar ruangan.
Pengamat meteorologi menyebut kondisi atmosfer saat ini masih memungkinkan terjadinya pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan meskipun cuaca pada pagi hari terlihat cerah.
Dengan memahami prakiraan cuaca harian, masyarakat dapat mengantisipasi berbagai potensi gangguan dan menjalankan aktivitas dengan lebih aman serta nyaman.
Baca berita dan informasi terkini lainnya di JurnalLugas.Com.
(Catur)






