Kurang Tidur Bisa Bikin Berat Badan Naik, Ini Fakta Sering Diabaikan

JurnalLugas.Com – Banyak orang fokus mengurangi porsi makan dan rutin berolahraga demi menjaga berat badan ideal. Namun, ada satu kebiasaan penting yang kerap terlupakan, yaitu tidur yang cukup setiap malam.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur tidak hanya membuat tubuh mudah lelah dan sulit berkonsentrasi, tetapi juga dapat memicu kenaikan berat badan.

Bacaan Lainnya

Kondisi ini terjadi karena waktu istirahat yang tidak memadai memengaruhi sistem hormon, metabolisme, hingga pola makan sehari-hari.

Kurang Tidur Memicu Rasa Lapar Berlebihan

Saat seseorang tidur lebih sedikit dari kebutuhan tubuh, keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang ikut terganggu.

Hormon ghrelin yang berfungsi meningkatkan nafsu makan cenderung naik, sementara hormon leptin yang memberi sinyal kenyang justru menurun. Akibatnya, tubuh merasa lebih lapar meski kebutuhan energi sebenarnya sudah tercukupi.

Pakar nutrisi dan kesehatan metabolik, Maria Morgan-Bathke, menjelaskan bahwa durasi tidur yang pendek memiliki kaitan erat dengan peningkatan risiko kelebihan berat badan karena memengaruhi regulasi hormon pengendali nafsu makan.

Keinginan Mengonsumsi Makanan Manis Meningkat

Kurang tidur juga berdampak pada cara otak merespons makanan. Ketika tubuh kelelahan, otak cenderung mencari sumber energi cepat melalui makanan tinggi gula, lemak, dan karbohidrat.

Baca Juga  Sering Pegal di Leher? Kebiasaan Sehari-hari Merusak Otot dan Tulang Belakang

Inilah sebabnya seseorang yang begadang lebih sering tergoda untuk mengonsumsi camilan manis, makanan cepat saji, atau minuman tinggi kalori dibanding mereka yang memiliki pola tidur teratur.

Jika kebiasaan tersebut berlangsung terus-menerus, asupan kalori harian akan meningkat tanpa disadari dan berpotensi menyebabkan penambahan berat badan.

Metabolisme Tubuh Menjadi Tidak Optimal

Selain memengaruhi nafsu makan, kurang tidur juga dapat mengganggu proses metabolisme tubuh.

Ketika waktu istirahat tidak mencukupi, kemampuan tubuh dalam mengatur kadar gula darah dan sensitivitas insulin dapat menurun. Kondisi ini membuat pembakaran energi menjadi kurang efisien sehingga lemak lebih mudah tersimpan.

Dalam jangka panjang, gangguan metabolisme akibat kurang tidur juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko obesitas, diabetes tipe 2, hingga penyakit kardiovaskular.

Aktivitas Fisik Ikut Menurun

Orang yang kurang tidur biasanya bangun dalam kondisi lemas dan tidak bertenaga. Dampaknya, keinginan untuk bergerak atau berolahraga menjadi berkurang.

Ketika aktivitas fisik menurun sementara asupan kalori meningkat, keseimbangan energi tubuh terganggu. Kombinasi inilah yang sering menjadi penyebab kenaikan berat badan secara perlahan.

Berapa Lama Waktu Tidur yang Dianjurkan?

Para ahli kesehatan merekomendasikan orang dewasa untuk tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Durasi tersebut dianggap ideal untuk membantu proses pemulihan tubuh, menjaga keseimbangan hormon, serta mendukung metabolisme yang sehat.

Baca Juga  Penyebab Kulit Kepala Gatal yang Sering Tidak Disadari, Jangan Anggap Sepele

Tidur yang cukup juga membantu menjaga fokus, meningkatkan produktivitas, memperkuat daya tahan tubuh, dan mengontrol berat badan secara alami.

Tips Meningkatkan Kualitas Tidur

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari waktu istirahat, beberapa langkah berikut dapat diterapkan:

  • Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.
  • Mengurangi penggunaan gawai menjelang tidur.
  • Membatasi konsumsi kopi atau minuman berkafein pada malam hari.
  • Menjaga suhu kamar tetap nyaman.
  • Rutin melakukan aktivitas fisik pada siang atau sore hari.
  • Menghindari makan berlebihan menjelang waktu tidur.

Menjaga berat badan ideal ternyata tidak hanya bergantung pada pola makan dan olahraga. Kualitas tidur yang baik memiliki peran besar dalam mengatur hormon, metabolisme, dan kebiasaan makan sehari-hari.

Karena itu, jika berat badan terus bertambah meski sudah berusaha menjaga pola hidup sehat, jangan abaikan waktu tidur.

Istirahat yang cukup bisa menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus mengontrol berat badan dalam jangka panjang.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Wening)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait