JurnalLugas.Com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempertegas komitmennya dalam mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi regional.
Upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi bersama Asian Development Bank (ADB) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan workshop pengembangan kawasan ekonomi khusus yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan kawasan, memperkuat tata kelola investasi, sekaligus memperluas peluang kerja sama ekonomi lintas negara di kawasan Asia Tenggara.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa KEK Sei Mangkei memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
“KEK Sei Mangkei diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing investasi Sumatera Utara,” ujarnya.
KEK Sei Mangkei yang berada di Kabupaten Simalungun telah beroperasi sejak tahun 2015 setelah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2012.
Kawasan ini dikembangkan sebagai pusat industri berbasis sumber daya alam dengan sektor unggulan meliputi pengolahan kelapa sawit, industri karet, logistik, hingga pariwisata.
Dengan luas kawasan mencapai sekitar 2.002 hektare, pemerintah menargetkan KEK Sei Mangkei mampu menarik investasi hingga Rp129 triliun pada 2031.
Selain itu, kawasan industri tersebut diproyeksikan menciptakan lebih dari 83 ribu lapangan kerja yang akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Workshop yang digelar juga menjadi bagian dari kerja sama ekonomi subregional yang melibatkan Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand melalui forum BIMP-EAGA serta IMT-GT, termasuk kolaborasi dengan Greater Mekong Subregion (GMS).
Forum tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman mengenai pengembangan kawasan ekonomi khusus di berbagai negara.
Menurut Sulaiman, peningkatan kualitas pengelolaan kawasan menjadi faktor penting agar KEK Sei Mangkei semakin kompetitif dalam menarik investor domestik maupun internasional.
Ia juga mengungkapkan bahwa Sumatera Utara mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggaraan IMT-GT ke-32 yang dijadwalkan berlangsung di Medan pada September 2026.
Penunjukan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan terhadap posisi strategis Sumatera Utara dalam kerja sama ekonomi regional.
Pemerintah daerah berharap dukungan ADB tidak hanya berhenti pada penyusunan strategi pengembangan kawasan, tetapi juga berlanjut dalam memperkuat investasi, konektivitas ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Sonny Ameriansah Soekoer, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju IMT-GT ke-32.
Ia menyebut forum IMT-GT menjadi ruang penting untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan antarwilayah di Sumatera sekaligus memanfaatkan pengalaman ADB sebagai mitra strategis dalam pengembangan kawasan ekonomi.
Di sisi lain, Regional Cooperation Specialist Southeast Asia Department ADB, Pamela Asis-Layugan, mengatakan ADB terus berkomitmen mendukung pembangunan kawasan melalui penguatan kapasitas aparatur pemerintah serta penyusunan strategi pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah.
“Melalui penguatan kapasitas dan pemetaan koridor ekonomi, kami berharap kawasan ekonomi khusus mampu memberikan manfaat lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” katanya.
Selain mendukung sektor industri, program pengembangan tersebut juga mencakup peningkatan kapasitas di bidang pariwisata, investasi, hingga pengembangan ekonomi berkelanjutan agar kawasan ekonomi khusus mampu tumbuh secara kompetitif di tingkat regional.
Dengan besarnya potensi perkebunan kelapa sawit serta dukungan infrastruktur yang terus berkembang, KEK Sei Mangkei diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia bagian barat sekaligus memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai gerbang investasi nasional.
Baca berita ekonomi dan investasi lainnya di JurnalLugas.Com.
(Catur)






