Desa Maju Dimulai dari Kepala Desa yang Kompeten, Ini Alasannya

Mendagri Tito Karnavian
Foto : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian

JurnalLugas.Com – Pemerintah terus memperkuat pembangunan dari tingkat desa sebagai strategi menciptakan pemerataan ekonomi nasional.

Bacaan Lainnya

Salah satu fokus utama adalah meningkatkan kapasitas kepala desa agar mampu mengelola potensi wilayah secara profesional, menciptakan lapangan kerja, sekaligus mengurangi perpindahan penduduk ke kawasan perkotaan.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat membuka Program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan II di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Menurut Tito, keberhasilan pembangunan desa sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan kepala desa.

Aparatur desa yang memiliki kemampuan manajerial, memahami tata kelola pemerintahan, serta mampu berinovasi dinilai akan mempercepat terwujudnya desa yang mandiri secara ekonomi.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan fondasi yang kuat melalui tiga langkah strategis.

Pertama, hadirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menjadi dasar hukum pembangunan berbasis desa.

Kedua, pembentukan kementerian yang secara khusus menangani urusan desa sebagai bentuk penguatan kelembagaan.

Ketiga, penyaluran dana desa untuk mempercepat pembangunan sekaligus mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Baca Juga  Tito Inspektorat Daerah Tak Boleh Diam, Awasi Setiap Rupiah TKD Secara Efektif

“Dengan desa yang semakin maju, peluang kerja akan terbuka lebih luas sehingga masyarakat tidak selalu menjadikan kota sebagai tujuan utama mencari penghidupan,” ujar Tito dalam keterangannya, Selasa 14 Juli 2026.

Program Kepala Desa Masuk Kampus menjadi bagian dari implementasi agenda pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Melalui kerja sama dengan Universitas Indonesia, para kepala desa mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, administrasi pemerintahan, pengelolaan anggaran, hingga strategi inovasi pembangunan berbasis potensi lokal.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, program tersebut juga bertujuan menyamakan standar kompetensi kepala desa di seluruh Indonesia.

Mengingat setiap kepala desa berasal dari latar belakang pendidikan dan pengalaman yang berbeda, pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional dan akuntabel.

Tito menilai Universitas Indonesia dipilih sebagai mitra karena memiliki kapasitas akademik yang dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat pemerintahan desa.

Melalui transfer pengetahuan dari lingkungan kampus, kepala desa diharapkan mampu menghadirkan berbagai terobosan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kemampuan kepala desa semakin meningkat sehingga pengelolaan desa menjadi lebih baik dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,” kata Tito.

Data pemerintah menunjukkan saat ini sebagian besar penduduk Indonesia telah tinggal di wilayah perkotaan.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena urbanisasi yang terus meningkat dapat memperlebar kesenjangan pembangunan.

Oleh sebab itu, penguatan desa dipandang sebagai solusi jangka panjang agar masyarakat memiliki kesempatan memperoleh pekerjaan dan layanan ekonomi tanpa harus meninggalkan kampung halaman.

Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II diikuti 434 kepala desa yang berasal dari 291 kecamatan di 149 kabupaten serta mewakili 32 provinsi.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 16 Juli 2026, dengan berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan desa.

Pengamat kebijakan publik menilai peningkatan kompetensi aparatur desa menjadi investasi penting bagi pembangunan nasional.

Kepala desa yang memiliki kemampuan mengelola potensi lokal diyakini mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kemandirian desa di masa mendatang.

Ikuti berita nasional, ekonomi, pemerintahan, dan informasi terkini lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait