Pria Dilaporkan Hilang Tiga Hari Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumah

JurnalLugas.Com – Warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria yang terkubur di area pekarangan rumah tetangganya, Kamis (16/7/2026).

Penemuan tersebut kini masih dalam penyelidikan intensif oleh Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk.

Bacaan Lainnya

Korban diketahui bernama Gatot Tri Wahyu Widodo (53). Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban dilaporkan tidak terlihat sejak Senin (13/7/2026) sehingga keluarga bersama warga sekitar berupaya melakukan pencarian di lingkungan tempat tinggalnya.

Kepala Seksi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi, mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri seluruh fakta di lapangan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Jenazah ditemukan dalam kondisi meninggal secara tidak normal,” ujar Fajar.

Gundukan Tanah Mencurigakan Jadi Petunjuk

Pencarian korban akhirnya mengarah ke area kebun yang berada di samping rumah.

Seorang warga, M. Ali Ridho, mengaku menemukan gundukan tanah yang tampak baru dan berbeda dari kondisi sekitarnya.

Menurutnya, gundukan tersebut ditutupi batang pisang, daun pisang kering, serta beberapa genteng yang disusun di atasnya sehingga memunculkan kecurigaan warga.

“Kami mencari korban karena sudah beberapa hari tidak terlihat. Saat menemukan gundukan tanah yang tampak baru, kami langsung melaporkannya kepada perangkat desa dan kepolisian,” kata Ali.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh aparat Polsek Ngronggot bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Nganjuk yang datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah Dievakuasi ke Rumah Sakit

Setelah dilakukan pembongkaran pada lokasi yang dicurigai, petugas menemukan jenazah yang diduga merupakan Gatot Tri Wahyu Widodo.

Selanjutnya, korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk guna menjalani pemeriksaan medis dan autopsi sebagai bagian dari proses penyidikan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban.

Namun, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian dan masih menunggu hasil autopsi dari tim forensik.

Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain melakukan olah TKP, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk menyusun kronologi peristiwa serta memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan korban selama ini tinggal bersama istri dan seorang anak perempuan.

Warga sekitar mengenal keluarga tersebut sebagai pribadi yang cenderung tertutup.

Korban sebelumnya bekerja sebagai tenaga penjualan pada sebuah perusahaan rokok.

Namun dalam sekitar tiga tahun terakhir, ia dikabarkan tidak lagi bekerja karena mengalami gangguan kesehatan.

Hingga kini, Polres Nganjuk menegaskan penyelidikan masih berlangsung.

Kepolisian mengimbau masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum hasil autopsi dan penyidikan selesai dilakukan.

Ikuti perkembangan berita kriminal dan hukum terbaru hanya di JurnalLugas.Com.

(Bowo)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Sadis! Siswi SMA Ditemukan Tewas di Sungai Usai Bertengkar soal iPhone

Pos terkait