Amran Jabatan Hanya Sementara, Rakyat yang Harus Dilayani

JurnalLugas.Com — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengingatkan para pejabat negara agar tidak memandang jabatan sebagai kekuasaan yang melekat selamanya. Menurutnya, setiap posisi memiliki batas waktu dan pada akhirnya harus dipertanggungjawabkan.

Pesan tersebut disampaikan Amran saat menghadiri Dies Natalis ke-45 dan Wisuda Universitas Tadulako (Untad) periode ke-138 di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis, 20 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, sebanyak 1.018 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti prosesi wisuda.

Bacaan Lainnya

Amran menilai seorang pejabat harus memahami bahwa kedudukannya bersifat sementara. Ia mencontohkan jabatan menteri yang dapat berakhir ketika masa pemerintahan selesai atau ketika terjadi perombakan kabinet.

Baca Juga  Laporan Menggunung, Mentan Amran Klaim Akan Bongkar Mafia Beras dan Minyak Goreng

“Jabatan itu hanya sementara, bukan milik pribadi,” kata Amran, seraya mengingatkan bahwa pejabat pada dasarnya adalah pelayan masyarakat.

Menurut dia, kepala daerah juga berada dalam posisi yang sama. Setelah memperoleh kewenangan, seorang pejabat tidak semestinya bertindak seolah-olah seluruh kekuasaan berada di tangannya.

Amran menekankan bahwa jabatan membawa amanah sekaligus tanggung jawab moral. Setiap keputusan dan kewenangan yang digunakan selama menjabat akan dimintai pertanggungjawaban.

“Yang penting bukan lamanya menjabat, tetapi bagaimana amanah itu dijalankan,” ujarnya.

Selain berbicara mengenai tanggung jawab pejabat, Amran juga berpesan kepada para lulusan Untad agar tidak hanya berpikir untuk menjadi pencari kerja.

Lulusan perguruan tinggi, menurut dia, harus mampu membaca potensi daerah dan mengubah ilmu yang dimiliki menjadi kegiatan produktif.

Ia mendorong generasi muda berani membuka usaha serta menciptakan lapangan pekerjaan. Langkah tersebut dinilai penting agar lulusan perguruan tinggi tidak hanya bergantung pada lowongan kerja yang tersedia, tetapi turut membangun peluang ekonomi di tengah masyarakat.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak berhenti pada gelar. Pengetahuan yang diperoleh selama kuliah diharapkan dapat memberi dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Baca berita dan informasi lainnya di JurnalLugas.Com.

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait