Prabowo Klaim Perang Melawan Korupsi Selamatkan Kekayaan Negara

JurnalLugas.Com – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk memerangi korupsi hingga ke akar. Menurutnya, kekayaan dan aset negara harus dikelola secara jujur agar manfaatnya benar-benar kembali kepada rakyat.

Penegasan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Bacaan Lainnya

Prabowo menilai kekuatan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga oleh cara kekayaan tersebut dikelola. Karena itu, ia menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, dan keberpihakan kepada kepentingan nasional.

Baca Juga  Sufmi Dasco Ahmad PPN 12 persen Pemerintah Tidak Beratkan Rakyat

“Korupsi dan penyelewengan harus diperangi sampai ke akar-akarnya,” tegas Prabowo.

Presiden mengakui masih ada pihak yang meragukan keseriusan pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Namun, ia memastikan langkah untuk menutup kebocoran keuangan negara terus dilakukan dan akan diperkuat.

Menurut Prabowo, penyelamatan uang negara memiliki dampak langsung terhadap kemampuan pemerintah membiayai berbagai kebutuhan, termasuk penanganan bencana dan penyediaan peralatan serta personel di lapangan.

Ia mencontohkan pengerahan helikopter, pesawat, alat berat, pompa air hingga ribuan personel dalam menghadapi situasi darurat. Semua itu, kata Prabowo, membutuhkan dukungan keuangan negara yang kuat.

Karena itu, pemerintah terus berupaya menghentikan kebocoran anggaran dan memastikan setiap aset negara dikelola secara lebih bertanggung jawab.

“Kita belum cukup. Pengelolaan keuangan negara harus terus diperketat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan peluncuran program PLTS 100 GWp yang menjadi bagian dari agenda prioritas nasional di bidang kemandirian energi dan air.

Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Bagi Prabowo, pembangunan besar dan penguatan ekonomi nasional membutuhkan fondasi pengelolaan negara yang bersih. Pemberantasan korupsi, menurutnya, menjadi bagian penting agar kekayaan Indonesia tidak bocor dan dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

Baca berita nasional dan informasi terkini lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(Soefriyanto)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait