JurnalLugas.Com – Bencana banjir bandang yang melanda wilayah utara Nepal terus menambah daftar korban. Hingga Senin, 7 September 2026, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 1.355 orang.
Laporan tersebut disampaikan China Central Television (CCTV) dengan mengutip otoritas Nepal. Selain korban meninggal, sebanyak 4.996 orang masih dinyatakan hilang dan belum diketahui keberadaannya.
Angka tersebut meningkat dibanding laporan sebelumnya yang mencatat 1.344 korban tewas dan 4.898 orang hilang.
Banjir bandang menerjang wilayah utara Nepal pada Rabu pagi, 26 Agustus 2026. Arus air dalam jumlah besar dilaporkan masuk ke aliran Sungai Bhotekoshi dan menyapu kawasan di sekitarnya.
Bencana itu diduga berkaitan dengan penyusutan gletser yang kemudian memicu tanah longsor. Kondisi tersebut memperparah aliran air dan menyebabkan banjir bandang dengan dampak besar terhadap masyarakat di wilayah terdampak.
Dengan jumlah korban yang kini melewati 1.300 jiwa, bencana di Nepal utara menjadi salah satu peristiwa banjir paling mematikan di kawasan tersebut dalam periode ini.
Proses pencarian terhadap ribuan orang yang masih hilang terus menjadi perhatian utama setelah bencana melanda.
Baca berita lainnya hanya di JurnalLugas.Com.
(Handoko)






