JurnalLugas.Com — Liburan atau perjalanan bisnis seharusnya menjadi momen yang menyenangkan. Namun, bagi penyintas asam urat (gout), bepergian sering kali menjadi tantangan tersendiri.
Perubahan pola makan, aktivitas fisik yang drastis, hingga dehidrasi selama di perjalanan dapat memicu serangan nyeri sendi yang tiba-tiba.
Lantas, bagaimana cara menjaga kadar asam urat tetap stabil agar agenda bepergian tidak terganggu? Berikut adalah panduan praktis dan medis yang perlu Anda simak.
- Hidrasi Adalah Kunci Utama
Salah satu pemicu utama kenaikan asam urat saat traveling adalah dehidrasi. Ketika tubuh kekurangan cairan, konsentrasi asam urat dalam darah akan meningkat, sehingga kristal urat lebih mudah terbentuk di sendi.
Pastikan Anda selalu membawa botol air minum sendiri. Hindari terlalu banyak mengonsumsi minuman manis atau bersoda yang tinggi fruktosa, karena zat ini dapat merangsang produksi asam urat lebih cepat.
- Waspadai “Jebakan” Kuliner Lokal
Wisata kuliner memang menggoda, namun Anda harus tetap selektif. Makanan tinggi purin seperti jeroan, seafood (kerang, udang, kepiting), dan daging merah sering kali menjadi hidangan utama di berbagai destinasi wisata.
Menurut dr. Aris Budiman, Sp.PD, seorang spesialis penyakit dalam fiktif, kunci utamanya adalah moderasi dan pemilihan menu.
“Saat bepergian, kontrol diri adalah obat terbaik. Jika ingin mencicipi kuliner lokal yang tinggi purin, cukup ambil porsi kecil sebagai pencicip saja. Imbangi segera dengan konsumsi sayuran hijau dan air putih yang banyak untuk membantu ginjal membuang kelebihan purin,” ujar dr. Aris, saat dikonfirmasi JurnalLugas.Com Selasa 08 September 2026
- Tetap Aktif Bergerak, Tapi Jangan Berlebihan
Aktivitas fisik seperti berjalan kaki saat mengeksplorasi tempat wisata sangat baik untuk sirkulasi darah. Namun, kelelahan yang ekstrem juga bisa memicu peradangan.
Gunakan alas kaki yang nyaman dan empuk untuk mengurangi tekanan pada sendi jempol kaki dan pergelangan kaki, area yang paling sering diserang asam urat.
- Persiapkan “Amunisi” Obat-obatan
Jangan pernah berangkat tanpa membawa kotak P3K pribadi. Pastikan obat-obatan pengontrol asam urat (seperti allopurinol) atau obat pereda nyeri (seperti colchicine atau NSAID) sesuai resep dokter ada di dalam tas kecil yang mudah dijangkau.
Jangan menunggu nyeri menjadi hebat baru meminum obat; segera respon gejala awal seperti rasa panas atau kaku pada sendi.
- Konsumsi Buah Penyelamat
Jika memungkinkan, carilah buah beri atau ceri di supermarket lokal. Ceri mengandung antosianin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan terbukti secara ilmiah dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Selain itu, buah tinggi vitamin C seperti jeruk juga dapat membantu proses ekskresi asam urat melalui urin.
Menjaga asam urat tetap stabil saat bepergian bukan berarti Anda tidak bisa menikmati liburan. Dengan perencanaan yang matang, hidrasi yang cukup, dan kontrol pola makan yang disiplin, Anda bisa tetap menjelajahi dunia tanpa bayang-bayang nyeri sendi.
Ingatlah bahwa tubuh Anda adalah aset utama untuk menikmati setiap perjalanan. Jangan biarkan asam urat menghentikan langkah Anda untuk melihat keindahan dunia.
Untuk informasi mendalam mengenai kesehatan dan tren gaya hidup terkini lainnya, Anda dapat mengunjungi JurnalLugas.Com.
(Wening)






