Gejala Batu Ginjal pada Pria dan Wanita yang Sering Diabaikan

JurnalLugas.Com – Batu ginjal bisa muncul tanpa tanda yang jelas pada awalnya. Kondisi ini membuat sebagian orang baru menyadarinya ketika batu mulai bergerak atau menyumbat saluran kemih dan menimbulkan rasa sakit.

Bacaan Lainnya

Batu ginjal terbentuk dari penumpukan mineral dan zat tertentu di dalam urine. Ukurannya beragam, mulai dari sangat kecil hingga cukup besar untuk menghambat aliran urine. Ketika batu bergerak menuju ureter, keluhan biasanya mulai terasa.

Salah satu gejala batu ginjal yang paling khas adalah nyeri tajam di pinggang atau sisi tubuh. Rasa sakit dapat menjalar ke perut bagian bawah hingga selangkangan. Intensitasnya juga dapat berubah ketika batu berpindah melalui saluran kemih.

Menurut keterangan Ikatan Ahli Urologi Indonesia, keluhan batu ginjal dapat berbeda-beda tergantung ukuran, bentuk, dan lokasi batu. Sebagian penderita bahkan tidak merasakan gejala.

Gejala Batu Ginjal pada Pria

Pada pria, nyeri akibat batu ginjal dapat terasa dari bagian pinggang kemudian menjalar menuju perut bagian bawah, selangkangan, hingga testis atau skrotum.

Keluhan lain yang perlu diperhatikan antara lain rasa sakit atau panas ketika buang air kecil, lebih sering ingin buang air kecil, urine berubah warna karena darah, mual, dan muntah.

Kementerian Kesehatan juga mencatat nyeri pada testis dan skrotum sebagai salah satu keluhan yang dapat muncul pada pria ketika mengalami batu ginjal.

Baca Juga  Tanda Ginjal Bermasalah Bisa Terlihat dari Kulit, Jangan Diabaikan

Namun, nyeri pada testis tidak otomatis berarti seseorang mengalami batu ginjal. Keluhan tersebut dapat memiliki penyebab lain sehingga pemeriksaan dokter tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Gejala Batu Ginjal pada Wanita

Pada wanita, gejala dasarnya tidak jauh berbeda. Nyeri dapat muncul di pinggang, sisi perut, perut bagian bawah, atau menjalar ke area selangkangan.

Wanita juga dapat mengalami nyeri saat buang air kecil, lebih sering buang air kecil, urine berwarna merah muda hingga kecokelatan, mual, muntah, serta urine yang tampak keruh atau berbau tidak biasa.

Masalahnya, beberapa gejala tersebut dapat menyerupai infeksi saluran kemih. Karena itu, jangan langsung menyimpulkan bahwa rasa nyeri ketika buang air kecil pasti disebabkan oleh batu ginjal.

Kapan Batu Ginjal Harus Segera Diperiksa?

Ada beberapa kondisi yang tidak sebaiknya ditunggu, terutama ketika nyeri terasa sangat kuat atau disertai keluhan lain.

Demam dan menggigil, darah dalam urine, muntah terus-menerus, nyeri hebat, atau kesulitan buang air kecil perlu mendapatkan perhatian medis. Penyumbatan saluran kemih yang disertai infeksi dapat menjadi kondisi serius.

Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa seseorang perlu segera mencari pertolongan ketika nyeri sangat berat, muncul bersama demam atau menggigil, terdapat darah dalam urine, atau terjadi kesulitan buang air kecil.

Karena itu, nyeri pinggang yang muncul tiba-tiba dan terasa berbeda dari biasanya sebaiknya tidak dianggap sekadar pegal, terutama jika disertai perubahan pada urine.

Baca Juga  Kebiasaan Sehari-hari Dapat Merusak Ginjal, Sering Dianggap Sepele tetapi Berisiko bagi Kesehatan

Jangan Menunggu Sampai Nyeri Berat

Tidak semua batu ginjal langsung menimbulkan gejala. Batu berukuran kecil bahkan dapat keluar melalui saluran kemih tanpa menimbulkan keluhan berarti. Sebaliknya, batu yang tersangkut dapat menghambat aliran urine dan menyebabkan nyeri hebat atau perdarahan.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah keluhan benar-benar disebabkan oleh batu ginjal. Dokter dapat menentukan pemeriksaan yang sesuai berdasarkan gejala dan kondisi pasien.

Menjaga kecukupan cairan juga menjadi salah satu langkah penting dalam pencegahan batu ginjal. Namun, kebutuhan cairan dan pola pencegahan dapat berbeda pada setiap orang, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit tertentu.

Gejala batu ginjal pada pria dan wanita memang memiliki banyak kesamaan. Perbedaannya lebih terlihat pada lokasi penjalaran nyeri tertentu, sementara tanda seperti nyeri pinggang, darah dalam urine, nyeri saat buang air kecil, mual, dan muntah dapat terjadi pada keduanya.

Jika keluhan terasa berat, berulang, atau disertai demam dan sulit buang air kecil, jangan menunda pemeriksaan. Mengenali tanda lebih awal dapat membantu mencegah masalah yang lebih serius.

Baca informasi kesehatan dan artikel lainnya di JurnalLugas.Com.

(Wening)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait