JurnalLugas.Com – PT Indointernet Tbk (EDGE) bersama anak usahanya, PT Ekagrata Data Gemilang (EDG), mendapatkan tambahan fasilitas kredit hingga Rp1,7 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA.
Tambahan pembiayaan tersebut diberikan melalui fasilitas Kredit Investasi (KI)-5 dan menjadi tambahan atas fasilitas kredit yang sebelumnya telah dimiliki perseroan.
Fasilitas KI-5 memiliki tenor sembilan tahun dengan skema suku bunga mengambang atau floating rate.
Manajemen EDGE menyebut fasilitas tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan umum kegiatan usaha perusahaan dan anak usaha.
Dana itu antara lain diarahkan untuk belanja modal, ekspansi jaringan kabel fiber optik, serta pengembangan pusat data atau data center dan infrastruktur digital.
Langkah tersebut dilakukan untuk menopang peningkatan kebutuhan pelanggan terhadap layanan infrastruktur digital.
“Fasilitas ini memperkuat kapasitas pembiayaan sekaligus memberikan fleksibilitas dan likuiditas keuangan,” kata manajemen EDGE dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa, 6 Oktober 2026.
EDGE Perkuat Pembiayaan Ekspansi
Tambahan kredit dari BCA menjadi bagian dari strategi pembiayaan EDGE dan EDG dalam mengembangkan bisnis infrastruktur digital.
Kebutuhan pendanaan tersebut berkaitan dengan sejumlah proyek yang membutuhkan belanja modal, terutama pengembangan jaringan fiber optik dan fasilitas pusat data.
Dengan tenor sembilan tahun, fasilitas KI-5 memberikan ruang pembiayaan jangka panjang bagi perseroan dan anak usahanya.
Namun, fasilitas tersebut menggunakan skema bunga mengambang sehingga tingkat bunga dapat mengikuti perubahan kondisi yang berlaku.
Dari sisi jaminan, fasilitas KI-5 bersama fasilitas kredit eksisting dijamin menggunakan aset milik EDGE dan EDG.
Nilai penjaminan tersebut mencapai lebih dari 50 persen dari jumlah kekayaan bersih masing-masing perusahaan.
Khusus fasilitas KI-5, EDG juga memberikan tambahan jaminan berupa salah satu bidang tanah dan bangunan serta mesin dan peralatan yang dimiliki perusahaan.
Manajemen EDGE menegaskan pemberian jaminan dilakukan berdasarkan syarat dan ketentuan yang tercantum dalam dokumen agunan.
Tambahan fasilitas kredit ini memperkuat ruang gerak pendanaan EDGE dan EDG untuk menjalankan ekspansi bisnis, terutama pada sektor fiber optik, pusat data, dan infrastruktur digital.
Bagi perseroan, ketersediaan pembiayaan jangka panjang menjadi bagian penting untuk menjaga fleksibilitas keuangan sekaligus mendukung kebutuhan investasi seiring meningkatnya permintaan pelanggan.
Baca berita ekonomi, bisnis, dan pasar modal lainnya hanya di JurnalLugas.Com.
(Hans)






