Survei PPI, 62,2 Persen Responden Setuju Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Menteri Berkinerja Terbaik

JurnalLugas.Com — Mayoritas responden dalam survei Parameter Politik Indonesia (PPI) menyatakan setuju terhadap perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hasil survei terbaru menunjukkan dukungan terhadap pergantian menteri mencapai 62,2 persen.

Bacaan Lainnya

Temuan tersebut dipaparkan Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno saat peluncuran hasil Survei Nasional bertajuk Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Dalam survei yang sama, sebanyak 14,7 persen responden menyatakan tidak setuju terhadap reshuffle. Sementara itu, 23,1 persen lainnya tidak memberikan jawaban.

Besarnya dukungan terhadap perombakan kabinet menunjukkan bahwa isu evaluasi kinerja menteri masih menjadi perhatian publik dalam menilai jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran.

Selain mengukur sikap responden terhadap reshuffle, survei PPI juga memetakan pejabat pemerintahan yang dinilai memiliki kinerja terbaik.

Baca Juga  Menteri Keuangan Sri Mulyani Diisukan Kena Reshuffle Ini Respons Tegas Gerindra

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi teratas dengan perolehan 15,4 persen. Ia berada di depan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang memperoleh 14,5 persen.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menempati urutan ketiga dengan 6 persen. Berikutnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf berada di posisi keempat dengan 4,5 persen.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyusul dengan 3,2 persen.

Dalam daftar 10 besar pejabat berkinerja terbaik tersebut, Menteri Perumahan Rakyat Maruarar Sirait meraih 2,1 persen.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memperoleh 1,5 persen, sedangkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendapatkan 1,1 persen.

Dua posisi berikutnya ditempati Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dengan 0,9 persen dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani sebesar 0,8 persen.

Sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto telah melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemerintahan.

Hingga 15 Oktober 2026, perombakan tersebut tercatat berlangsung dalam sembilan gelombang. Perubahan tidak hanya mencakup menteri, tetapi juga wakil menteri, pejabat kepresidenan, pimpinan lembaga, serta pejabat tinggi TNI dan Polri.

Baca Juga  Presiden Prabowo Subianto Kabinet Jangan Korupsi

Hasil survei PPI menempatkan dua isu penting dalam evaluasi pemerintahan, yakni dukungan publik terhadap pergantian menteri dan penilaian terhadap kinerja para pejabat.

Meski 62,2 persen responden menyatakan setuju terhadap reshuffle, angka tersebut tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa seluruh responden menginginkan pergantian terhadap semua menteri.

Sementara itu, daftar pejabat dengan penilaian kinerja terbaik memperlihatkan sebaran tingkat penilaian di antara sejumlah anggota kabinet.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Soefriyanto news)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait