JurnalLugas.Com – PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan rencana untuk menghapus saham treasuri, yaitu saham yang diperoleh melalui pembelian kembali (buyback) selama penawaran umum perdana (IPO) pada Maret 2022. Saham-saham ini akan dipensiunkan sebagai bagian dari upaya untuk menstabilkan harga saham melalui opsi greenshoe yang digunakan saat IPO.
Jumlah saham yang akan dihapus mencapai 10,26 miliar saham seri A, setara dengan 0,85 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan. Corporate Secretary GOTO, R. A. Koesoemohadiani, mengungkapkan bahwa penghapusan saham treasuri ini akan dilakukan melalui pengurangan modal.
Saham-saham tersebut akan ditarik dan tidak akan diterbitkan kembali. “Pengurangan modal ditempatkan dan disetor perseroan melalui penarikan saham treasuri memerlukan persetujuan dari pemegang saham,” ujar Koesoemohadiani.
Untuk itu, GOTO telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Agustus 2024 pukul 09.00 WIB, bertempat di Kantor GOTO di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
RUPSLB ini tidak hanya akan membahas penghapusan saham treasuri, tetapi juga rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement, yang direncanakan mencapai maksimum 10 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.
Selain itu, RUPSLB akan menyertakan perubahan susunan direksi. Simon Tak Leung Ho akan menggantikan Wei-Jye Jacky Lo sebagai Direktur Keuangan GOTO. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur kepemimpinan dan mendukung strategi perusahaan ke depan.






