JurnalLugas.Com – Partai Golkar telah menetapkan Bahlil Lahadalia sebagai calon tunggal dalam pemilihan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) XI mendatang. Pengumuman ini disampaikan oleh Ketua Pengarah Munas XI Partai Golkar, Adies Kadir, setelah melalui proses verifikasi berkas calon.
Menurut Adies, terdapat dua kandidat yang mendaftar untuk posisi tersebut, yakni Ridwan Hisjam dan Bahlil Lahadalia. Namun, hanya Bahlil yang berhasil lolos verifikasi, sedangkan pendaftaran Ridwan Hisjam dinyatakan tidak memenuhi syarat. Ridwan gagal memenuhi dua dari tujuh syarat yang diperlukan, salah satunya adalah surat dukungan.
Dengan terpilihnya Bahlil sebagai satu-satunya calon yang memenuhi syarat, ia akan segera memaparkan visi dan misinya kepada para perwakilan pengurus Golkar dari berbagai daerah dalam Munas XI. Hingga saat ini, Bahlil telah memperoleh dukungan dari sekitar 83 persen pemilik suara di Partai Golkar.
Adies menjelaskan bahwa proses pemilihan Bahlil sebagai Ketua Umum bisa berlangsung secara aklamasi atau melalui proses pemungutan suara, tergantung pada pandangan umum yang akan disampaikan oleh pemilik suara dalam Munas XI. “Kita akan lihat bagaimana pandangan umum dari para pemegang suara. Kita tunggu besok,” ujarnya.
Sebelumnya, Bahlil Lahadalia yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, tiba di Kantor DPP Partai Golkar pada Senin malam untuk mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum. Ia hadir mengenakan kemeja kuning, warna identitas Partai Golkar, sebagai simbol kesiapannya memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.






