JurnalLugas.Com – Bakal calon Bupati Bogor dari Partai Gerindra, Rudy Susmanto, mengumumkan rencana untuk meningkatkan insentif bagi guru ngaji di seluruh desa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam kunjungannya di Cibinong pada Sabtu, 14 September 2024, Rudy menjelaskan bahwa tambahan insentif ini akan dianggarkan melalui peningkatan Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) dari Rp1 miliar menjadi Rp1,5 miliar per desa.
Rudy menjelaskan bahwa sebelumnya, Bupati terdahulu telah memberikan insentif kepada guru ngaji. Sebagai contoh, satu desa dengan 40 guru ngaji sebelumnya hanya bisa menerima insentif untuk 20 orang. Dengan tambahan anggaran ini, kekurangan insentif tersebut diharapkan bisa teratasi.
Selain meningkatkan insentif guru ngaji, Rudy juga berkomitmen untuk menangani masalah keumatan di Kabupaten Bogor, khususnya terkait dengan majelis yang belum memiliki badan hukum. Ia berencana untuk bekerja sama dengan ikatan notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk mempermudah proses administratif ini.
Rudy menyebutkan bahwa banyak majelis, yayasan, dan pondok pesantren menghadapi kendala administratif yang menghambat mereka dalam mendapatkan bantuan. Untuk itu, ia akan memperkenalkan tarif biaya sosial yang terjangkau oleh pengurus majelis atau yayasan.
Dengan peningkatan anggaran Program Samisade, Rudy berharap bahwa pembangunan di Kabupaten Bogor tidak hanya fokus pada sektor infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia (SDM). Program unggulannya, yaitu Satu Sarjana Satu Desa, menjadi salah satu langkah konkret untuk mewujudkan harapan tersebut.






