JurnalLugas.Com – Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa Presiden Terpilih Prabowo Subianto belum menyelesaikan susunan kabinet meskipun telah memanggil 109 tokoh potensial untuk mengisi berbagai posisi strategis.
49 Calon Menteri dan Kepala Lembaga Negara
Pada Senin (14/10/2024), Prabowo memanggil 49 tokoh yang diproyeksikan sebagai calon menteri dan kepala lembaga negara. Pemanggilan ini merupakan bagian dari proses seleksi untuk memastikan setiap posisi di kabinet diisi oleh figur terbaik.
Pemanggilan 59 Tokoh Tambahan Hari Ini
Pada Selasa (15/10/2024), Prabowo kembali memanggil 59 nama lainnya. Para tokoh tersebut diperkirakan akan mengisi posisi sebagai calon wakil menteri dan kepala lembaga negara. Proses ini menandakan bahwa Prabowo tengah melakukan penyaringan ketat agar kabinet yang dibentuk dapat bekerja efektif dan sesuai dengan visi pemerintahan ke depan.
Proses Dinamis Hingga 19 Oktober
Sufmi Dasco menyebut bahwa masih ada kemungkinan beberapa tokoh tambahan akan dipanggil hingga batas waktu finalisasi, yaitu 18 atau 19 Oktober 2024. “Mungkin masih ada satu atau dua nama lagi yang akan muncul secara dinamis hingga hari terakhir,” kata Dasco di kediaman Prabowo, Jakarta.
Pertimbangan Masih Berjalan
Menurut Dasco, para tokoh yang telah dipanggil masih mempertimbangkan tawaran yang diberikan terkait posisi yang akan mereka emban. “Nama-nama yang hadir hari ini masih dalam proses pertimbangan, dan keputusan akhir akan diumumkan pada waktunya,” jelasnya.
Pengumuman Resmi Posisi Kementerian atau Lembaga
Dasco juga menegaskan bahwa pada waktunya, Prabowo akan mengumumkan secara resmi posisi apa saja yang akan diisi oleh tokoh-tokoh tersebut. “Beberapa nama yang telah diundang akan segera disampaikan kepada media saat keputusan final diambil,” tambahnya.
Proses pemilihan kabinet ini menunjukkan komitmen Prabowo untuk memastikan pemerintahan yang solid dan kompeten. Dengan melibatkan sejumlah tokoh berpengalaman, Prabowo berupaya meramu kabinet yang mampu menjawab tantangan bangsa dan membawa perubahan positif bagi Indonesia.






