JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat bahwa harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami fluktuasi pada Jumat pagi (22/11). Berdasarkan data Panel Harga Bapanas pukul 08.00 WIB, beberapa komoditas menunjukkan penurunan harga, sementara lainnya mengalami kenaikan.
Pergerakan Harga Komoditas Utama
Daging dan Telur
Harga daging sapi murni turun 2,44% menjadi Rp131.300 per kilogram. Sebaliknya, harga ayam ras naik 2,63% menjadi Rp37.080 per kg, sementara telur ayam ras meningkat 0,25% menjadi Rp28.440 per kg.
Beras
Beras premium mengalami kenaikan 0,65% menjadi Rp15.510 per kg. Beras medium justru turun tipis 0,07% menjadi Rp13.440 per kg. Sementara itu, beras SPHP Bulog naik 0,48% menjadi Rp12.590 per kg.
Cabai dan Bawang
Cabai merah keriting naik 3,84% menjadi Rp30.280 per kg, sedangkan cabai rawit merah turun tipis 0,18% menjadi Rp39.570 per kg. Untuk bawang, harga bawang merah turun 2,89% menjadi Rp37.270 per kg, sementara bawang putih bonggol naik 0,10% menjadi Rp41.180 per kg.
Komoditas Lainnya
- Kedelai Biji Kering (Impor): Naik 1,71% menjadi Rp10.720 per kg.
- Gula Konsumsi: Turun 0,22% menjadi Rp17.920 per kg.
- Minyak Goreng: Minyak goreng kemasan sederhana turun 0,60% menjadi Rp18.280 per kg, sedangkan minyak goreng curah turun 5,35% menjadi Rp16.110 per kg.
- Tepung Terigu: Tepung terigu curah naik 0,30% menjadi Rp10.150 per kg, sementara tepung non-curah turun 0,69% menjadi Rp12.980 per kg.
Ikan dan Jagung
Harga ikan juga menunjukkan penurunan. Ikan kembung turun 0,05% menjadi Rp37.140 per kg, ikan tongkol turun 1,06% menjadi Rp30.940 per kg, dan ikan bandeng turun 2,80% menjadi Rp32.330 per kg. Di sisi lain, harga jagung di tingkat peternak naik 5,36% menjadi Rp6.290 per kg.
Fluktuasi harga pangan menjadi perhatian utama, terutama menjelang akhir tahun. Konsumen diharapkan lebih bijak dalam berbelanja dan memantau perkembangan harga komoditas secara berkala. Bapanas terus berupaya menjaga stabilitas harga demi melindungi konsumen dan petani.






