Tersangka Perintangan Besok Diperiksa KPK Hasto PDIP Dukung Program Presiden Prabowo

JurnalLugas.Com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa program pengentasan kemiskinan yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto sejalan dengan visi dan misi partai berlambang banteng tersebut. Hal ini mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya melalui penyediaan rumah bagi masyarakat miskin.

Dalam responsnya terhadap program pembangunan tiga ribu rumah untuk rakyat miskin yang digagas Presiden Prabowo, respon itu diungkapkan ditengah Hasto Kristiyanto menjadi tersangka Perintangan penyidikan KPK atas Harun Masiku.

Bacaan Lainnya

Dijadwalkan besok Senin 13 Januari 2025, Hasto Kristiyanto akan hadir pemeriksaan di KPK dan ia telah mempersiapkan segala sesuatunya.

Hasto menyebut bahwa inisiatif ini menjadi salah satu wujud nyata dari kerja pemerintah yang senapas dengan prioritas PDIP. Pernyataan ini juga mengacu pada pidato Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, saat perayaan HUT Ke-52 PDIP yang berlangsung di Jakarta pada Jumat, 10 Januari 2025.

Baca Juga  Reshuffle Kabinet Prabowo? Begini Respons Menko Airlangga Hartarto

Komitmen PDIP untuk Pengentasan Kemiskinan

Hasto menegaskan, PDIP telah menjadikan pengentasan kemiskinan sebagai salah satu agenda utama partai. “Penyediaan rumah bagi rakyat miskin menjadi komitmen bagi seluruh kepala daerah dan anggota legislatif dari PDIP. Kami akan mendukung penuh program yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, 12 Januari 2025.

Lebih lanjut, Hasto menekankan pentingnya mengingat jati diri PDIP sebagai partai yang lahir dari rakyat kecil. Oleh karena itu, dukungan terhadap kebijakan yang memprioritaskan kepentingan rakyat menjadi hal yang tak terelakkan.

Sikap Politik PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo

Saat ditanya tentang posisi politik PDIP terhadap pemerintahan Prabowo, Hasto menjelaskan bahwa PDIP tidak mengenal istilah oposisi dalam sistem presidensial. Namun, partai ini tetap menjalankan fungsi pengawasan melalui kritik yang membangun.

“PDIP, baik berada di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan, selalu memberikan kritik-kritik membangun untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara. Fungsi ini juga berlaku di internal PDIP, termasuk menerima kritik dari masyarakat,” kata Hasto.

Baca Juga  Ketika Dunia Makin Terbelah AHY Minta Indonesia Tampil Jadi Pemimpin Global

Melalui momentum HUT Ke-52, PDIP melakukan autokritik untuk terus memperbaiki diri sekaligus mempertegas peranannya sebagai pelayan rakyat. “Fungsi kritik dan autokritik melekat pada PDIP, baik dalam konteks pemerintah maupun internal partai,” tambahnya.

Program-program yang diusung Presiden Prabowo, seperti pembangunan rumah rakyat miskin, telah melalui persetujuan fraksi-fraksi partai politik di DPR RI, termasuk PDIP. Hal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antarpartai sangat penting dalam mewujudkan program-program kerakyatan.

Dengan semangat gotong royong, PDIP terus berkomitmen mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan wong cilik. Sikap ini menunjukkan bahwa PDIP tetap konsisten sebagai partai yang membela kepentingan rakyat, sekaligus menjalankan fungsi kontrol yang sehat demi kebaikan bangsa.

Untuk informasi dan berita politik terkini, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait