JurnalLugas.Com – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal Hariyanto, menyatakan bahwa pihaknya tengah menyelidiki penyebab kematian purnawirawan TNI Hendrawan Ostevan yang ditemukan tewas di Dermaga Marunda, Jakarta Utara, pada 10 Januari 2025. Hendrawan Ostevan, seorang mantan Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Angkatan Darat berusia 75 tahun, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di perairan sekitar dermaga tersebut.
Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Awal
Hariyanto menjelaskan, bukti rekaman CCTV menunjukkan mobil yang dikendarai HO memasuki area dermaga pada Kamis dini hari (9/1). Penelusuran ini menjadi salah satu petunjuk utama dalam upaya mengungkap kronologi kejadian. “Korban tampak masuk ke dermaga pada Kamis dini hari. Sementara penyebab kejadian masih dalam analisis lebih lanjut,” jelas Hariyanto, Selasa (14/1).
Penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan pada Jumat (10/1) sekitar pukul 15.15 WIB. Nelayan tersebut melihat sesosok tubuh terapung di sekitar area sero-sero nelayan, sebelah timur Marunda Center. Tim patroli dari Markas Unit Patroli Marunda segera melakukan pencarian dan evakuasi.
Evakuasi dan Penyelidikan Awal
Jenazah berhasil ditemukan pukul 15.53 WIB dengan ciri-ciri mengenakan kaos belang-belang, celana jeans hitam, dan gesper hitam. Setelah evakuasi, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary, mengungkapkan bahwa rekaman CCTV menunjukkan mobil korban melaju hingga ujung dermaga, lalu jatuh ke laut. “Saat ini penyidik masih bekerja untuk mencari kendaraan yang dikemudikan korban,” ujarnya.
Fokus Penyelidikan
Tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan pihak TNI terus mendalami kejadian ini untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian, kesengajaan, atau faktor lain yang menyebabkan peristiwa tersebut. Analisis lebih lanjut terhadap rekaman CCTV dan kondisi kendaraan korban diharapkan dapat memberikan jawaban yang lebih jelas.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan pentingnya keamanan di kawasan dermaga, terutama bagi para pengguna yang beraktivitas di area tersebut pada waktu dini hari.
Untuk informasi terkini dan berita lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.






