BUMA Perkuat Modal dengan Fasilitas Kredit USD250 Juta dari Bank BCA

JurnalLugas.Com – PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), kembali memperoleh pendanaan besar guna memperkuat modal dan mendukung strategi pertumbuhan jangka panjangnya. Kali ini, BUMA mendapatkan fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA senilai USD250 juta. Dengan tambahan pendanaan ini, total fasilitas kredit yang telah diraih BUMA mencapai USD1 miliar.

Strategi Diversifikasi dan Pengelolaan Keuangan

Direktur Delta Dunia Group, Iwan Fuad Salim, menyatakan bahwa perluasan fasilitas kredit ini berperan penting dalam strategi diversifikasi pembiayaan perusahaan. Dengan dukungan pendanaan tersebut, BUMA dapat mengelola sumber daya secara lebih efektif dan memastikan keberlanjutan operasional di masa depan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  BUMA Australia Perpanjang Kontrak Tambang Goonyella hingga 2027 Gandeng BHP-Mitsubishi

Sebelumnya, BUMA juga telah mengamankan fasilitas kredit senilai USD750 juta dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Pendanaan ini diberikan dalam dua tranches dan akan digunakan untuk membiayai kembali utang serta memberikan fleksibilitas keuangan hingga tahun 2029.

Selain itu, dana ini juga dialokasikan untuk mendanai akuisisi transformatif yang sejalan dengan strategi diversifikasi bisnis menuju sektor yang lebih ramah lingkungan.

Penerbitan Sukuk Ijarah Sebagai Alternatif Pendanaan

Selain mendapatkan kredit perbankan, BUMA juga melakukan penerbitan sukuk pertamanya dengan jumlah maksimum Rp2 triliun. Sukuk Ijarah I BUMA Tahun 2025 ini memiliki periode bookbuilding dari 24 Februari hingga 7 Maret 2025.

Sukuk ini ditawarkan dalam tiga seri, yaitu:

  • Seri A: Jangka waktu 370 hari
  • Seri B: Jangka waktu 3 tahun
  • Seri C: Jangka waktu 5 tahun
Baca Juga  Penawaran Obligasi II PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) Diversifikasi Pembiayaan

Pembayaran imbalan dilakukan setiap triwulan, dimulai pada 20 Juni 2025, dengan pelunasan akhir pada Maret 2026, 2028, dan 2030 sesuai dengan jangka waktu masing-masing seri.

Dampak Positif terhadap Pertumbuhan BUMA

Pendanaan besar yang diperoleh BUMA, baik melalui fasilitas kredit perbankan maupun penerbitan sukuk, mencerminkan kepercayaan tinggi dari lembaga keuangan terhadap prospek bisnis perusahaan. Langkah ini diharapkan dapat mendukung ekspansi dan transformasi BUMA dalam menghadapi dinamika industri pertambangan serta transisi menuju bisnis yang lebih berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Jurnal Lugas.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait