Bahlil Buka Suara soal Ridwan Kamil Diseret KPK Golkar Ambil Sikap Mengejutkan

JurnalLugas.Com – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap kadernya, Ridwan Kamil, kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bank BJB dan tengah dalam penanganan KPK.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat konferensi pers seusai menghadiri acara Halal Bihalal Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu, 16 April 2025.

Bacaan Lainnya

“Biarlah semua itu kita lihat berproses,” ujar Bahlil singkat kepada awak media.

Bahlil menegaskan bahwa Partai Golkar menghormati proses hukum yang dijalankan lembaga penegak hukum. Meski demikian, ia juga menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap Ridwan Kamil sebagai warga negara yang memiliki hak hukum yang sama di mata undang-undang.

Ridwan Kamil Punya Jabatan Strategis di Golkar

Dalam struktur kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2024–2029, Ridwan Kamil diketahui menduduki posisi penting sebagai Ketua Bidang Kebijakan Politik dan Pemerintahan Dalam Negeri. Posisi ini menjadikannya salah satu tokoh kunci dalam arah kebijakan internal partai.

Namun kini, sorotan publik tertuju padanya setelah KPK melakukan penggeledahan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di Bank BJB. Dari hasil penggeledahan, sejumlah barang bukti telah diamankan penyidik.

KPK Sita Motor Royal Enfield dari Rumah Ridwan Kamil

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengonfirmasi bahwa salah satu barang yang disita dari rumah mantan Gubernur Jawa Barat itu adalah sebuah sepeda motor. Merek motor yang disita tersebut diketahui adalah Royal Enfield.

“Pokoknya motor lah. Saya enggak hafal merek,” ujar Asep saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (11/4).

Selain motor, KPK juga menyita barang bukti elektronik yang diduga terkait dengan perkara yang sedang diselidiki.

Hingga saat ini, KPK masih terus mendalami kasus tersebut. Belum ada penetapan tersangka, namun proses penyidikan disebut masih berjalan secara intensif.

Golkar Komitmen Jaga Integritas

Langkah Bahlil Lahadalia yang menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK menandakan komitmen Partai Golkar untuk menjaga transparansi dan integritas di tubuh partai. Golkar menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum dan menghormati langkah yang diambil oleh lembaga antirasuah.

Untuk informasi dan berita politik terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  RUU Penyadapan Masuk Prolegnas 2026, KPK Siaga! Ada Aturan Baru Bikin Kewenangan Bisa Berubah Total

Pos terkait