Tabrak Dua Santri dan Kabur Sopir Mobil Barang Dikepung Polisi hingga Masuk Sawah

Close-up of a motorcycle, crushed by a severe accident, was placed on a paved road near the fence.

JurnalLugas.Com – Aksi tabrak lari yang melibatkan seorang sopir mobil barang terhadap dua santri remaja putri di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, Kabupaten Bireuen, berujung pada pengejaran dramatis oleh aparat kepolisian. Insiden ini terjadi pada Jumat (2/5/2025) sekitar pukul 17.10 WIB, tepatnya di kawasan Desa Meunasah Mamplam, Kecamatan Simpang Mamplam.

Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan dua korban mengalami luka-luka. “Satu korban mengalami luka ringan, satu lainnya luka berat. Ironisnya, pengemudi mobil barang langsung kabur dari lokasi tanpa memberikan pertolongan,” ujarnya, Minggu (4/5/2025).

Bacaan Lainnya

Korban diketahui adalah Naura Geubrina Iza (18), warga Kota Lhokseumawe, yang mengendarai sepeda motor tanpa helm dan mengalami luka ringan. Sementara penumpangnya, Ulfatul Zahra (17), asal Kecamatan Simpang Mamplam, mengalami luka berat dan juga tidak mengenakan helm.

Baca Juga  Pangeran Al-Waleed bin Khalid Sleeping Prince Meninggal Dunia Usai 19 Tahun Koma Dunia Arab Berduka

Menurut laporan, kendaraan jenis mobil barang dengan nomor polisi BL 8971 N yang dikemudikan oleh Akbar Maulana melaju kencang dari arah Banda Aceh menuju Medan. Saat melintas di jalan menikung, sopir mencoba menyalip sepeda motor yang berada di depannya. Namun, bagian samping kiri mobil menyenggol stang motor, menyebabkan kendaraan roda dua itu terjatuh dan menyeret kedua korban di aspal.

Usai kejadian, sang sopir justru memilih kabur menuju arah Medan. Warga yang menyaksikan peristiwa itu segera melapor ke aparat kepolisian.

Satuan Lalu Lintas Polres Bireuen merespons cepat dengan membentuk tim pengejar dan memasang barikade di sejumlah titik strategis, seperti simpang jalan elak Kota Bireuen, Simpang Empat, hingga perbatasan menuju Kabupaten Bener Meriah.

Baca Juga  Ahmad Mursidi Oknum ASN Tabrak Kerumunan Siswa SDN Sukaratu 5, 1 Tewas dan 8 Luka

“Bahkan, mobil patroli pengawalan ikut dalam pengejaran. Sopir sempat menerobos barikade dan berusaha melarikan diri ke area persawahan di Geulanggang Gampong,” lanjut Kombes Iqbal.

Namun upaya pelarian itu gagal setelah mobil barang terhambat kondisi jalan sempit dan tidak rata. Aparat yang mengejar akhirnya berhasil menghentikan kendaraan tersebut dan mengamankan sopir serta kernet yang hendak kabur.

Kini, keduanya telah diamankan di Mapolres Bireuen untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Polda Aceh juga berencana memberikan penghargaan kepada personel yang terlibat dalam pengungkapan kasus ini.

Untuk informasi aktual dan berita kriminal lainnya, kunjungi JurnalLugas.com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait