JurnalLugas.Com – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, memberikan peringatan keras kepada seluruh peserta seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar tidak terjebak dalam praktik penipuan yang menjanjikan kelulusan dengan membayar sejumlah uang.
Dalam kunjungannya ke dua titik lokasi ujian seleksi kompetensi PPPK di Yogyakarta, Zudan menegaskan pentingnya kewaspadaan peserta terhadap pihak-pihak yang mengaku bisa “meluluskan” dengan imbalan tertentu. Ia menyampaikan bahwa segala bentuk penawaran semacam itu adalah bentuk kecurangan yang harus dilawan.
“Jika menemukan oknum yang menawarkan kelulusan berbayar, segera laporkan ke petugas BKN di lokasi. Apabila oknum tersebut adalah petugas BKN sendiri, sampaikan langsung kepada saya. Saya akan tindak tegas hingga pemecatan,” ujar Zudan di Hotel Sahid Raya, salah satu lokasi ujian Tilok Mandiri BKN Yogya 2.
Selain di hotel tersebut, peninjauan juga dilakukan di lokasi Tilok Mandiri BKN Yogya 1, yang berada di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Dalam kegiatan tersebut, Zudan didampingi oleh Wakil Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto, Kepala Kantor Regional I BKN Paulus Dwi Laksono, Rektor ISI Yogyakarta Irwandi, serta Sekda Banjarnegara Indarto beserta jajaran.
Proses Seleksi PPPK Dijamin Transparan dan Akuntabel
Zudan menekankan bahwa seleksi PPPK dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berbasis sistem yang akuntabel. Karena itu, menurutnya, tidak ada alasan bagi peserta untuk percaya pada jalan pintas yang justru bisa menjerumuskan.
“Percayalah pada kemampuan diri. Jangan pernah tergoda rayuan pihak tidak bertanggung jawab. Kunci sukses adalah persiapan yang matang, fokus, dan doa,” katanya memberikan motivasi kepada para peserta.
Pesan Motivasi: Masa Depan Milik Mereka yang Gigih
Di hadapan peserta seleksi, Zudan juga menyampaikan pesan inspiratif. Ia menyebut bahwa seleksi PPPK bukan sekadar ajang tes, tetapi merupakan langkah awal untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Ini bukan hanya soal lolos atau tidak. Ini tentang menyiapkan masa depan dan menjadi bagian dari solusi bagi Indonesia. Negeri ini membutuhkan energi, kreativitas, dan dedikasi kalian semua,” tegas Zudan.
Ia menutup pernyataannya dengan ajakan agar peserta tetap optimis, tidak mudah menyerah, dan terus berkontribusi demi kemajuan Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut dan berita terkini seputar seleksi PPPK dan dunia birokrasi, kunjungi JurnalLugas.Com.






