Prabowo Larang Pendukung Gembar-Gembor Dua Periode “Kita Baru Mulai”

JurnalLugas.Com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk bekerja sepenuh hati menjalankan amanah rakyat, tanpa ingin terdistraksi oleh wacana pencalonan kembali di Pilpres mendatang. Pernyataan ini disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, menanggapi pertanyaan awak media terkait potensi Prabowo maju kembali untuk periode kedua.

Hasan menyampaikan bahwa Presiden Prabowo saat ini ingin menepati janji-janji politiknya yang telah disampaikan kepada publik selama masa kampanye Pemilu 2024. Fokus utama Prabowo adalah merealisasikan berbagai program prioritas, bukan merancang strategi politik jangka panjang.

Bacaan Lainnya

“Bukan saatnya bicara politik. Presiden ingin semua fokus bekerja. Janji-janji kampanye harus diwujudkan dulu. Waktu untuk bicara politik akan datang, tapi bukan sekarang,” tegas Hasan saat diwawancara di Jakarta, Senin, 19 Mei 2025.

Seruan untuk Bersatu dan Bekerja

Hasan juga menambahkan bahwa Presiden mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk para pendukungnya, untuk bersatu mendukung program-program kerja pemerintah. Ia menyoroti berbagai agenda besar yang tengah dijalankan, seperti Astacita, 17 program prioritas nasional, serta 8 program percepatan hasil terbaik yang tertuang dalam dokumen visi misi kampanye.

“Presiden mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan, bukan hanya partai pendukung, tapi seluruh masyarakat Indonesia, demi keberhasilan program pembangunan nasional,” ujar Hasan.

Teguran atas Wacana “Dua Periode”

Dalam pidatonya pada Kongres IV PP Tidar di Jakarta, Sabtu (17/5), Presiden Prabowo secara langsung menyampaikan pesan agar para pendukung tidak lagi menggaungkan isu “dua periode”.

“Terima kasih atas dukungannya, tapi saya harus koreksi. Jangan disebut-sebut dulu soal dua periode. Kita baru mulai. Amanah baru kita emban belum genap satu tahun,” kata Prabowo di hadapan kader-kader muda Gerindra dan organisasi sayap Tidar.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keputusan terkait pencalonan periode kedua tidak akan diambil secara gegabah. Ia menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lima tahun ke depan akan menjadi penentu utama.

“Biarkan niat itu disimpan dalam hati. Kalau saya merasa belum berhasil memenuhi tanggung jawab ini, saya sendiri yang tidak akan mencalonkan diri lagi,” tegasnya.

Prabowo juga memberikan pesan kepada seluruh kader partai agar tidak membebani dirinya dengan ekspektasi politik, melainkan terus berkontribusi nyata bagi bangsa.

“Kalau saya gagal, saya mohon jangan ada yang berharap saya maju lagi. Seorang pejuang hanya ingin memberikan yang terbaik, bukan sekadar mempertahankan jabatan,” tutup Presiden.

Dengan penegasan ini, Presiden Prabowo ingin membangun budaya politik yang lebih dewasa, yang berorientasi pada kerja nyata dan hasil, bukan sekadar ambisi kekuasaan jangka panjang.

Untuk informasi politik dan berita aktual lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Koruptor Bisa Miskin Total! Ini Kata Bamsoet dan Menkum Soal RUU Perampasan Aset

Pos terkait