JurnalLugas.Com – Pemerintah memberikan angin segar bagi sektor usaha kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang konstruksi perumahan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah resmi memberikan subsidi bunga tetap sebesar 5 persen guna mendukung pembiayaan para kontraktor UMKM.
“Subsidi bunga diberikan untuk sektor konstruksi yang usaha kecil dan menengah. Pemerintah memberikan subsidi bunga fix sebesar 5 persen,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/7/2025).
Dengan skema tersebut, para pelaku UMKM hanya perlu membayar bunga pinjaman yang lebih rendah. Misalnya, jika bank menetapkan bunga 11 persen, maka kontraktor UMKM hanya menanggung 6 persen. Sedangkan apabila bunga bank mencapai 12 persen, UMKM cukup membayar bunga sebesar 7 persen.
Adapun subsidi ini akan menutup selisih antara bunga yang ditetapkan oleh lembaga penyalur dan bunga yang dibebankan kepada debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR), sehingga meringankan beban biaya pinjaman pelaku usaha.
Langkah ini juga menjadi bagian dari program pembangunan 3 juta rumah yang digalakkan pemerintah. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa UMKM yang dilibatkan dalam proyek strategis nasional ini telah melalui proses kurasi secara ketat.
“UMKM yang terlibat sudah dikurasi secara kualitas manajemen dan kompetensi teknis, agar sesuai dengan kebutuhan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP),” ungkap Maman.
Ia menjelaskan bahwa Kementerian UMKM telah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian PKP guna memastikan hanya UMKM dengan kualifikasi layak yang ikut serta dalam proses pembangunan. Penilaian meliputi aspek manajemen keuangan, operasional, hingga kemampuan teknis.
“Pelaku UMKM sebenarnya sudah lama terlibat dalam proyek pembangunan. Namun kali ini, mereka akan mendapat pengawasan dan pendampingan lebih ketat, terutama yang membutuhkan dukungan finansial,” tambahnya.
Kebijakan subsidi bunga ini diharapkan mampu memperkuat daya saing pelaku UMKM sekaligus mempercepat realisasi pembangunan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.
Selengkapnya kunjungi JurnalLugas.Com.






