24 Calon Dubes Diuji DPR Didominasi Diplomat Muncul Nama Purnawirawan TNI

JurnalLugas.Com – Komisi I DPR RI tengah menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap 24 calon duta besar (dubes) yang diusulkan pemerintah untuk ditempatkan di berbagai negara mitra strategis Indonesia. Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, menyampaikan bahwa mayoritas calon dubes berasal dari kalangan diplomat, namun terdapat pula satu purnawirawan TNI yang ikut dalam proses seleksi.

“Semuanya merupakan sosok-sosok kelas berat. Mayoritas berlatar diplomat, tetapi ada juga Letjen TNI (Purn) Hotmangaradja,” ujar Utut kepada awak media di kompleks parlemen, Jakarta, Minggu (6/7/2025).

Bacaan Lainnya

Meski dominasi latar belakang diplomatik terasa kental, Utut tidak menampik bahwa ada satu atau dua nama yang perlu ditelusuri lebih jauh. “Kalau satu dua yang enggak pas, namanya juga manusia. Dalam hubungan pasti pernah ada kekeliruan,” katanya.

Fraksi-fraksi Punya Pandangan Berbeda

Baca Juga  Komisi I DPR Sahkan Anggaran Pertahanan 2026 Rp187,1 Triliun TNI Fokus Modernisasi Kekuatan

Dalam proses uji kelayakan yang dilaksanakan secara tertutup itu, masing-masing fraksi diberikan waktu tiga menit untuk menyampaikan pandangan mereka terhadap tiap kandidat. Menurut Utut, dinamika antar fraksi seperti PDIP, Gerindra, dan Golkar menjadi bagian dari mekanisme penilaian.

“Kita akan buat tabel klasifikasi, mana yang cocok di semua fraksi dan mana yang perlu pertimbangan ulang,” jelasnya.

Sorotan Terhadap Latar Belakang Politik

Seiring proses berjalan, Utut juga menyoroti adanya nama calon dubes yang disebut-sebut berasal dari latar belakang politisi. Hal ini sedang didalami lebih lanjut untuk memastikan kesesuaian dan kapasitas yang dimiliki setiap calon dubes.

“Kami sedang cek ulang beberapa nama. Yang disebut dari kalangan politisi juga tetap kami nilai objektif sesuai kapasitas,” tambahnya.

Tidak Ada Masalah Serius Sejauh Ini

Hingga hari kedua pelaksanaan uji kelayakan, Komisi I DPR belum menemukan adanya indikasi serius terkait ketidaksesuaian atau rekam jejak bermasalah dari para calon dubes.

“Selama dua hari ini belum ada yang bermasalah. Mereka dipilih melalui usulan resmi dari pemerintah dan sejauh ini dinilai layak,” tegas Utut.

Baca Juga  Heboh Surat Purnawirawan TNI Gibran Diminta Dimakzulkan Begini Respons MPR & DPR

Uji kelayakan dan kepatutan terhadap 24 calon dubes ini dilaksanakan sejak Sabtu (5/7) hingga Minggu (6/7). Setelah proses tersebut rampung, Komisi I akan menggelar rapat internal guna menentukan nama-nama yang dinilai memenuhi syarat dan layak menjabat sebagai duta besar.

Laporan Akan Diteruskan ke Pimpinan DPR

Setelah rapat internal selesai digelar, hasil penilaian Komisi I akan segera dilaporkan kepada pimpinan DPR RI. Tahap selanjutnya adalah penentuan final melalui mekanisme Rapat Paripurna.

“Kita berharap proses ini menghasilkan duta besar yang benar-benar kompeten, membawa nama baik Indonesia, dan memperkuat diplomasi luar negeri,” pungkas Utut.

Untuk informasi dan berita politik terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait