Polda Kepri Tingkatkan Kewaspadaan Peredaran “Vape Zombie” Berisi Etomidate

JurnalLugas.Com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau (Kepri) sedang mengantisipasi peredaran rokok elektronik atau vape yang mengandung etomidate, zat yang disebut mampu membuat penggunanya kehilangan kendali bahkan menyerupai “zombie”.

Direktur Resnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, menyatakan bahwa pihaknya sudah memantau kemungkinan masuknya vape zombie ke wilayah Kepri, meski sejauh ini belum menemukan bukti peredaran di daerah tersebut.

Bacaan Lainnya

Anggoro menegaskan, meskipun belum ditemukan kasus di Kepri, pihaknya tidak mengendurkan kewaspadaan. “Kita terus melakukan pemantauan dan penelusuran di lapangan agar produk ini tidak sampai beredar di sini,” jelasnya.

Efek Etomidate dan Sasaran Peredarannya

Hasil pengungkapan di sejumlah wilayah Indonesia menunjukkan, vape dengan kandungan etomidate bisa membuat pengguna mengalami penurunan kesadaran. Menurut Anggoro, di Kepri peredaran barang ini lebih banyak menyasar kalangan dewasa muda, dan belum masuk ke lingkungan pelajar.

Baca Juga  Kandungan Nikotin Vape Lebih Tinggi dari Rokok? Ini Dampak Serius Kesehatan

Ia menambahkan, di beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, peredaran vape zombie bahkan telah merambah ke sekolah-sekolah. Hal ini menjadi perhatian serius aparat untuk mencegah fenomena serupa terjadi di Kepri.

Pencegahan dan Edukasi di Sekolah

Sebagai langkah preventif, Ditresnarkoba Polda Kepri bekerja sama dengan Dinas Pendidikan setempat untuk memberikan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah. Materi yang diberikan mencakup bahaya penggunaan vape secara umum, serta risiko khusus dari zat etomidate.

Anggoro mengingatkan bahwa secara kasat mata sulit membedakan vape yang mengandung etomidate dari yang tidak, karena hanya bisa dipastikan melalui uji laboratorium. Ia pun mengimbau para remaja untuk menghindari rokok elektrik demi menjaga kesehatan.

Meski tidak tergolong narkotika, etomidate termasuk obat keras yang dilarang peredarannya tanpa resep dokter sesuai ketentuan Undang-Undang Kesehatan.

“Kami akan terus mengunjungi sekolah untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan zat berbahaya lainnya,” tambahnya.

Baca Juga  Terungkap! Sindikat Narkoba dalam Liquid Vape Ancol, BNN “Jaringan Internasional”

Rangkaian Kasus Pengungkapan di Kepri

Polda Kepri mencatat sejumlah pengungkapan kasus terkait vape beretomidate sepanjang 2025:

  • Januari 2025 – Diamankan 176 pod vape mengandung etomidate.
  • 6 Juni 2025 – Penggerebekan minilab di Batam yang memproduksi cairan vape beretomidate, dengan total 225 bungkus berbagai merek yang dikirim dari Malaysia.
  • 4 Juli 2025 – Penangkapan seorang pegawai KSOP Pelabuhan Ferry Batam Center dan warga negara Singapura karena menyelundupkan 3.205 rokok elektrik mengandung etomidate dari Malaysia.

Aparat menegaskan akan terus memperketat pengawasan, terutama di jalur perbatasan, agar peredaran vape zombie tidak merambah wilayah Kepri.

Informasi terbaru terkait pemberantasan narkoba dan zat berbahaya lainnya dapat dibaca di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait