JurnalLugas.Com – Guncangan gempa bumi kembali dirasakan di kawasan Indonesia timur, tepatnya di Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Selasa dini hari, 19 Agustus 2025.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, gempa tercatat memiliki magnitudo 5,2. Episentrum gempa berada di laut, sekitar 143 kilometer barat laut Maluku Barat Daya, dengan kedalaman mencapai 362 kilometer. Peristiwa ini terjadi pada pukul 03.38 WIB.
Seorang pejabat BMKG menjelaskan bahwa gempa yang terjadi tidak menimbulkan ancaman tsunami. “Berdasarkan analisis kami, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” ujar pihak BMKG.
Belum Ada Laporan Kerusakan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan, maupun korban luka atau jiwa akibat guncangan tersebut. Pemerintah daerah dan aparat terkait masih melakukan pemantauan di lapangan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. “Kami mengimbau agar warga tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan jika terjadi gempa lanjutan,” kata pejabat BMKG tersebut.
Gempa di Wilayah Rawan
Maluku dan sekitarnya memang dikenal sebagai kawasan rawan gempa karena berada di jalur cincin api Pasifik. Aktivitas tektonik di wilayah ini kerap menimbulkan guncangan, meski tidak selalu berdampak besar.
Pakar kebencanaan mengingatkan bahwa meskipun gempa berkekuatan sedang dan berpusat cukup dalam, masyarakat perlu memahami langkah mitigasi bencana. Evakuasi mandiri, mengetahui jalur aman, serta mempersiapkan tas siaga bencana menjadi hal penting untuk mengurangi risiko jika terjadi gempa besar di kemudian hari.
Imbauan Kesiapsiagaan
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diminta meningkatkan sosialisasi kesiapsiagaan bencana. Edukasi mengenai titik kumpul evakuasi, cara berlindung saat gempa, hingga simulasi evakuasi, dinilai dapat membantu masyarakat lebih siap menghadapi situasi darurat.
Sebagai negara yang berada di jalur seismik aktif, Indonesia memang tidak bisa lepas dari ancaman gempa bumi. Namun, dengan kesiapan yang baik, risiko korban jiwa maupun kerugian bisa diminimalisir.
Tetap ikuti perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang mengenai kondisi terkini.
Selengkapnya baca di JurnalLugas.Com






