JurnalLugas.Com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 1 September 2025, diprediksi bergerak melemah dengan kisaran 7.800–7.900. Tren ini muncul setelah IHSG mencatat pelemahan signifikan pada akhir pekan lalu.
Menurut Praktisi Pasar Modal dan Founder WH-Project, William Hartanto, IHSG pekan lalu membentuk pola double top, akibat dua kali gagal menahan level 8.000. Meski demikian, IHSG sempat mencetak all time high baru di level 8.022.
“Tampak seperti tutup gap memanfaatkan sentimen aksi demo, namun IHSG belum sepenuhnya aman dari sentimen tersebut, ditambah lagi dengan terbentuknya pola double top sejak IHSG dua kali gagal mempertahankan level 8.000. Namun, IHSG telah berhasil membentuk all time high baru pada 8.022,” jelas William dalam risetnya, Senin (1/9/2025).
Pada perdagangan Jumat, 29 Agustus 2025, IHSG ditutup melemah 121,60 poin atau 1,53 persen ke posisi 7.830,49. Pelemahan ini dinilai sebagai efek lanjutan dari sentimen aksi demo serta koreksi wajar setelah IHSG menembus rekor tertinggi.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Berdasarkan analisis teknikal, sejumlah saham direkomendasikan untuk pergerakan Senin, 1 September 2025:
- MDKA – Buy; Support: Rp2.380, Resistance: Rp2.650
- BSDE – Buy; Support: Rp1.055, Resistance: Rp1.200
- PGAS – Buy; Support: Rp1.620, Resistance: Rp1.740
- ISSP – Buy; Support: Rp398, Resistance: Rp434
Para investor diimbau tetap waspada terhadap sentimen eksternal, terutama dinamika politik dan aksi demo yang masih berpotensi memengaruhi pergerakan IHSG. Strategi trading hati-hati dengan memperhatikan level support dan resistance direkomendasikan.
Untuk informasi lebih lengkap seputar pergerakan saham dan analisis pasar modal, kunjungi JurnalLugas.Com.






