Prabowo DPR Jangan Arogan Harus Peka Suara Rakyat Bukan Privilege

JurnalLugas.Com — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan agar pimpinan DPR serta ketua umum partai politik mengingatkan kadernya yang duduk di parlemen untuk tetap peka terhadap kondisi masyarakat dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Menurut Prabowo, pemerintah bersama partai-partai politik, baik yang berada di dalam maupun di luar koalisi, memiliki tekad yang sama untuk memperjuangkan rakyat, terutama kelompok kecil dan tertinggal.

Bacaan Lainnya

“Pimpinan DPR dan para ketua umum partai sudah menyampaikan melalui fraksi masing-masing bahwa anggota dewan harus selalu peka dan berpihak kepada rakyat,” ujar Prabowo dalam konferensi pers usai pertemuan dengan sejumlah ketua umum parpol dan pimpinan lembaga negara di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Tanggapi Aspirasi Unjuk Rasa

Menyoal aksi unjuk rasa yang berlangsung pada 25 serta 28–30 Agustus lalu, Prabowo menuturkan bahwa dirinya telah meminta pimpinan DPR membatalkan kebijakan pemberian tunjangan tambahan bagi anggota dewan. Selain itu, pemerintah juga menetapkan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri bagi anggota DPR RI.

Baca Juga  Presiden Prabowo Resmi Lantik Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK 2024-2029

Seperti diketahui, salah satu tuntutan massa aksi adalah penolakan terhadap tunjangan perumahan bagi anggota DPR yang nilainya mencapai Rp50 juta per bulan.

Prabowo juga menegaskan bahwa partai politik sudah mengambil langkah disiplin terhadap anggota dewan yang dinilai arogan maupun menyampaikan pernyataan yang melukai hati masyarakat.

“Saya menerima laporan dari para ketum parpol bahwa mulai 1 September 2025, mereka sudah memberi sanksi kepada anggota dewan yang ucapannya dianggap keliru,” tegasnya.

Pertemuan dengan Tokoh Bangsa

Dalam pertemuan tersebut hadir Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, serta Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin. Selain itu, hadir pula para ketua umum partai pendukung pemerintah maupun pengurus pusat partai.

Baca Juga  Heboh Pengibaran Bendera One Piece Pemerintah Ungkap Sikap Resmi

Usai pertemuan, Prabowo langsung memimpin sidang kabinet di Kantor Presiden hingga malam hari. Selepas sidang, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran kepala staf TNI turut memberikan keterangan pers.

Prabowo menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen pemerintah untuk mendengar suara rakyat dan memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan bangsa.

Baca berita selengkapnya hanya di 👉 JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait